JAKARTA — Tanggal 2 Mei mencatat berbagai peristiwa penting di dunia, namun salah satu yang paling bersejarah bagi Indonesia adalah penetapan Cut Nyak Dien sebagai pahlawan nasional pada 1964. Pengakuan ini menjadi bentuk penghormatan atas perjuangannya melawan penjajahan Belanda dalam Perang Aceh.
Cut Nyak Dien dikenal sebagai sosok perempuan tangguh asal Aceh yang tak pernah surut dalam menghadapi tekanan kolonial. Perjuangannya semakin menguat setelah sang suami, Ibrahim Lamnga, gugur dalam pertempuran di Gle Tarum pada 29 Juni 1878. Sejak saat itu, ia tidak hanya melanjutkan perlawanan, tetapi juga tampil sebagai pemimpin yang menggerakkan rakyat untuk melawan Belanda.
Dalam berbagai pertempuran, Cut Nyak Dien menunjukkan keteguhan dan keberanian luar biasa. Meski harus berpindah-pindah tempat untuk menghindari serangan musuh, semangat juangnya tidak pernah padam. Ia tetap memimpin perlawanan di tengah keterbatasan hingga akhirnya perjuangannya dikenang sebagai simbol keteguhan perempuan Indonesia dalam melawan penjajahan.
Penetapan dirinya sebagai pahlawan nasional pada 1964 menjadi tonggak penting dalam sejarah Indonesia. Pengakuan tersebut tidak hanya mengabadikan jasa-jasanya, tetapi juga menginspirasi generasi penerus tentang arti keberanian, pengorbanan, dan cinta tanah air.
Selain peristiwa tersebut, 2 Mei juga diwarnai sejumlah kejadian penting dunia. Pada 1536, Anne Boleyn dipenjara atas tuduhan perselingkuhan oleh suaminya, Henry VIII, sebelum akhirnya dieksekusi. Lalu pada 1611, Alkitab Versi Raja James resmi diterbitkan dan memberi pengaruh besar pada perkembangan bahasa Inggris.
Sementara itu, pada 1994, Nelson Mandela mencatat sejarah dengan memenangkan pemilu demokratis pertama yang inklusif secara rasial di Afrika Selatan. Adapun pada 2011, Osama bin Laden dilaporkan tewas, menandai babak penting dalam upaya global melawan terorisme.
Dari berbagai peristiwa tersebut, penetapan Cut Nyak Dien sebagai pahlawan nasional menjadi salah satu momen paling bermakna bagi Indonesia, sekaligus pengingat akan peran besar perempuan dalam sejarah perjuangan bangsa.