JAKARTA – Kawasan Kuningan dipastikan akan bebas dari polusi kendaraan pada akhir pekan ini. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi memperluas zona Car Free Day (CFD) ke Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, yang akan dimulai pada Minggu (10/5).
Langkah ini diambil bukan sekadar untuk menambah ruang terbuka hijau, melainkan juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan hari jadi ke-499 Kota Jakarta. Penutupan jalan akan dimulai sejak pagi buta, tepatnya pukul 05.30 hingga 10.00 WIB.
Pemetaan Zona Larangan Kendaraan
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah membagi area bebas kendaraan ini ke dalam beberapa segmen penting agar aktivitas warga tidak terganggu secara total.
“Untuk Jalan HR Rasuna Said sisi timur, HBKB berlaku di segmen Simpang Jalan Gembira sampai dengan Simpang Jalan Raya Casablanca. Sementara di sisi barat, berlaku di segmen Simpang Jalan Prof. Dr. Satrio sampai dengan Simpang Jalan Setiabudi Utara Raya.” kata Plh Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ujang Harmawan.
Pengalihan Arus, 6 Jalur Alternatif
Mengingat Rasuna Said adalah urat nadi transportasi di Jakarta Selatan, pemerintah telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas agar mobilitas kendaraan tetap mengalir melalui rute-rute berikut:
Arus dari Manggarai ke Barat:
Diarahkan melalui Jl. Sultan Agung menuju Jl. Galunggung, lalu masuk ke area Karet Pasar Baru hingga tembus ke Jl. RM Margono Djojohadikoesoemo.
Arus dari Kampung Melayu ke Barat:
Pengendara bisa mengambil jalur Jl. Raya Casablanca menuju Jl. Prof. Dr. Satrio, kemudian melintas di Jl. KH Mas Mansyur.
Arus dari Utara (Menteng) ke Selatan:
Dialihkan melalui Jl. Galunggung menuju Jl. Gembira, melintasi kawasan Kuningan Persada dan Kuningan Mulya sebelum keluar di Jl. Casablanca.
Arus dari Selatan ke Utara:
Kendaraan dialihkan lewat Jl. Prof. Dr. Satrio menuju Jl. Denpasar Raya, melintasi area Setiabudi hingga tembus kembali ke Jl. Galunggung.
Kesiapan Kantong Parkir dan Transportasi Umum
Bagi masyarakat yang ingin datang untuk berolahraga, tersedia lebih dari 3.600 ruang parkir di lokasi strategis seperti Kawasan Rasuna Epicentrum, Setiabudi One, Pasar Festival, dan Gedung Nyi Ageng Serang.
Meski jalanan steril dari kendaraan pribadi, akses transportasi publik tetap dijamin. Bus Transjakarta yang melewati koridor Kuningan serta layanan LRT Jabodebek tetap beroperasi secara normal untuk memfasilitasi pergerakan warga.
Visi Jangka Panjang Gubernur
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa transformasi Rasuna Said menjadi area CFD merupakan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas kesehatan warga Jakarta. Ia berharap kawasan ini bisa sepopuler jalur Sudirman-Thamrin.
Dalam keterangannya di Balai Kota, Pramono menyampaikan visi di balik kebijakan ini:
“Kita akan memulai pelaksanaan Ingub yang saya tanda tangani untuk pemilahan sampah dan sekaligus pencanangan HUT 499. Ini menandai bahwa Rasuna Said nantinya kita persiapkan juga untuk menjadi Car Free Day seperti Sudirman-Thamrin.” terangnya
Pramono juga memberikan sinyal akan adanya evaluasi terkait jam operasional CFD ke depannya agar masyarakat memiliki waktu lebih panjang untuk beraktivitas luar ruang.
Warga diimbau untuk selalu mematuhi rambu-rambu dan instruksi petugas di lapangan demi kelancaran agenda perdana di kawasan Kuningan tersebut.