Garuda Tv – Kebakaran Kapal Motor (KM) Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya–Makassar di perairan utara Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menewaskan lima orang. Kapal roll-on/roll-off (Ro-Ro) tersebut diketahui mengangkut 238 orang serta ratusan ton muatan kendaraan.
Peristiwa yang terjadi pada Minggu, 2 Agustus 2026, itu tidak hanya menyisakan duka bagi keluarga korban, tetapi juga memunculkan kembali pertanyaan mengenai aspek keselamatan dan mitigasi dalam pelayaran nasional.
Kebakaran Bermula dari Asap Hitam
Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 dilaporkan terjadi pada Minggu pagi sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Kepulan asap hitam terlihat keluar dari bagian kapal sebelum situasi berkembang menjadi keadaan darurat.
Nakhoda kemudian mengirimkan sinyal bahaya atau distress call dan melaporkan kondisi tersebut kepada pihak perusahaan. Informasi itu selanjutnya diteruskan kepada Kantor SAR Surabaya dan Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB.
Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget kemudian memancarkan informasi bahaya kepada kapal-kapal niaga yang berada di sekitar lokasi.
Namun, ketika kobaran api semakin membesar, komunikasi dengan nakhoda dilaporkan terputus.
Situasi di atas kapal semakin kritis ketika badan kapal mulai miring. Posisi anjungan bahkan disebut mencapai sekitar tujuh meter dari permukaan air.
Di tengah kepungan asap dan kobaran api, para penumpang yang sebagian besar merupakan sopir dan kernet truk logistik berupaya menyelamatkan diri. Sejumlah penumpang dilaporkan terpaksa melompat ke laut dari ketinggian dengan menggunakan pelampung yang tersedia.
Operasi SAR Libatkan Banyak Unsur
Sinyal darurat tersebut memicu operasi penyelamatan yang melibatkan sejumlah unsur. Basarnas, Polairud Polda Jawa Timur, KSOP, Koarmada RI, serta sejumlah kapal niaga di sekitar lokasi turut melakukan proses evakuasi.
Beberapa kapal yang terlibat dalam operasi penyelamatan di antaranya KM Meratus Project 3, TB Hansur 26, dan KM Meratus Pematangsiantar.
Koarmada RI juga mengerahkan sejumlah unsur untuk mendukung pencarian dan pemantauan, termasuk KRI Nala-363, KRI Bung Hatta-370, serta pesawat udara NC-212-200 Aviocar U-6206.
Tim gabungan kemudian melakukan evakuasi terhadap para penumpang dan awak kapal yang berada dalam kondisi darurat.
Lima Orang Meninggal Dunia
Pada 4 Agustus 2026, Kepala Basarnas RI Marsekal Madya TNI Muhammad Syafii menyampaikan bahwa data manifest dan temuan di lapangan telah disinkronkan.
Dari total 238 orang yang berada di dalam kapal, sebanyak 233 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Sementara itu, lima orang dinyatakan meninggal dunia.
Berdasarkan informasi yang disampaikan tim SAR, kelima korban meninggal dunia diduga bukan akibat luka bakar secara langsung, melainkan mengalami benturan fatal ketika terjatuh ke laut dari ketinggian saat berupaya menyelamatkan diri.
Keselamatan Pelayaran Kembali Dipertanyakan
Tragedi KM Mutiara Sentosa 2 menjadi perhatian serius terhadap sistem keselamatan pelayaran nasional. Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa kesiapan menghadapi keadaan darurat di atas kapal menjadi faktor yang sangat menentukan dalam menyelamatkan penumpang dan awak kapal.
Aspek kelaiklautan kapal, kesiapan alat keselamatan, prosedur evakuasi, hingga kemampuan mitigasi terhadap kebakaran perlu menjadi bagian penting dalam evaluasi menyeluruh.
Bagi para sopir logistik, anak buah kapal, dan penumpang yang menggunakan jalur laut sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari, keselamatan bukan sekadar persyaratan administratif.
Tragedi di perairan Sumenep menjadi pengingat bahwa standar keselamatan pelayaran harus benar-benar diterapkan di lapangan agar transportasi laut tidak berubah menjadi ancaman bagi masyarakat yang menggantungkan kehidupan pada jalur perairan Indonesia.
Caption, Editor & Upload: Tijani
GARUDA TV – Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya
Saksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:
www.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45
Scan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.
🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel https://www.youtube.com/@garudatv.official
🔴 Follow our Official TikTok https://www.tiktok.com/@garudatvnews
🔴 Like our Official Facebook https://www.facebook.com/garudatv.official
🔴 Follow our Official Instagram https://www.instagram.com/garudatv.official/


