Marc Marquez akhirnya harus menyerah pada kondisi fisiknya. Setelah mengalami kecelakaan di GP Spanyol, pemeriksaan mendalam mengungkap fakta mengejutkan: logam yang tertanam di lengannya akibat insiden Oktober lalu ternyata bergeser dan menyentuh saraf radial. Inilah “musuh dalam selimut” yang merusak konsistensinya di lima seri pembuka musim 2026.
Pada Senin (11/5/2026), tim Ducati mengonfirmasi bahwa sang megabintang telah sukses menjalani operasi pada bahu dan kakinya pasca-kecelakaan di GP Prancis. Melalui media sosialnya, Marquez menyampaikan rasa terima kasih kepada tim medis yang telah bekerja luar biasa.
“Saya sangat berterima kasih atas pesan dukungan kalian. Terima kasih khusus untuk tim medis atas kerja keras mereka yang luar biasa,” tulis Marquez.
Bertarung dalam Senyap
Di balik layar, Marquez ternyata memendam penderitaan yang luar biasa. Meski banyak pihak mengkritik performanya yang tidak stabil, pembalap Spanyol ini memilih untuk tetap diam dan bekerja keras di dalam garasi.
“Saya sudah bilang bahwa saya belum siap bertarung untuk gelar juara dunia. Saya tahu itu, tapi saya tidak bicara apa-apa karena saya tidak suka menangis di depan mikrofon,” ungkap Marquez jujur.
Ia menjelaskan bahwa masalah fisik ini tidak bisa dilawan hanya dengan tekad. “Saat ada sesuatu yang menyentuh saraf, lengan Anda tidak akan melakukan apa yang Anda inginkan. Itulah alasan saya membuat kesalahan bodoh di lintasan—saya kehilangan kendali atas tubuh saya sendiri.”
Ducati hingga kini belum memberikan jadwal pasti kapan sang Baby Alien akan kembali ke lintasan. Manajer tim, Davide Tardozzi, menegaskan bahwa kesehatan Marquez adalah prioritas utama di atas segalanya.
Kondisi klasemen pun kian sulit bagi Marquez. Setelah gagal mendulang poin di Le Mans, ia kini tertinggal 71 poin dari sang pemuncak klasemen, Marco Bezzecchi. Jarak ini diprediksi akan melebar hingga lebih dari 100 poin saat balapan bergeser ke Barcelona nanti. Bagi sang juara bertahan, fokusnya kini bukan lagi soal mempertahankan mahkota, melainkan memulihkan diri agar bisa kembali memacu motornya dengan normal.