Terpidana kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Ferdy Sambo, kedapatan tengah menempuh babak baru dalam hidupnya di dalam penjara. Mantan Kadiv Propam Polri ini resmi terdaftar sebagai mahasiswa aktif program studi Magister (S2) Teologi di Sekolah Tinggi Teologi Global Glow Indonesia (STGGI) Jakarta.
Berdasarkan data resmi Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI), Sambo tercatat masuk sebagai mahasiswa baru sejak 1 Juli 2024. Hingga pertengahan tahun 2026 ini, status kemahasiswaannya dipastikan masih aktif berjalan.
Berawal dari Beasiswa Internal Lapas
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) melalui Kasubdit Kerja Sama, Rika Aprianti, menjelaskan bahwa studi lanjut yang ditempuh Sambo merupakan program beasiswa murni dari kampus terkait, bukan fasilitas mandiri yang dibayar pribadi.
Lapas Cibinong memang menjalin kerja sama dengan STGGI untuk memberikan program beasiswa S1 dan S2 Teologi bagi warga binaan Nasrani. Dari sekian banyak narapidana, Sambo menjadi salah satu yang menunjukkan minat besar untuk belajar.
“Salah satu warga binaan yang berminat untuk mengikuti program tersebut adalah Ferdy Sambo. Perkuliahan dilaksanakan secara daring dari dalam Lapas Cibinong,” ujar Rika saat dikonfirmasi, Rabu (13/5/2026).
Ditjen PAS: Semua Hak Warga Binaan, Tanpa Keistimewaan
Pihak Ditjen PAS meluruskan spekulasi miring di media sosial dan menegaskan bahwa tidak ada perlakuan khusus atau keistimewaan yang diberikan kepada Ferdy Sambo. Langkah ini murni pemenuhan hak mendasar konstitusi.
Sesuai dengan Pasal 9 huruf C dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, diatur bahwa seluruh warga binaan tanpa terkecuali berhak mendapatkan akses pendidikan formal selama masa tahanan. Program ini bertujuan agar para narapidana siap kembali dan berkontribusi positif saat bebas nanti.
Di Lapas Cibinong sendiri, atmosfer pendidikan tergolong hidup. Selain Sambo yang mengambil program S2, tercatat ada 88 warga binaan lain yang juga tengah aktif menempuh pendidikan non-formal kejar Paket A, B, dan C sejak tahun 2024.