JAKARTA β Momen penganugerahan Most Valuable Player (MVP) NBA 2026 kepada Shai Gilgeous-Alexander (SGA) pada Senin (18/5/2026) justru memantik sorotan tajam terhadap ekspresi dingin Victor Wembanyama yang terekam kamera dan viral di media sosial.
Dalam seremoni tersebut, Gilgeous-Alexander resmi menyabet gelar MVP untuk kedua kalinya secara beruntun sebelum laga pembuka Final Wilayah Barat antara Oklahoma City Thunder dan San Antonio Spurs digelar.
Wembanyama yang finis di posisi ketiga voting MVP terlihat duduk di bangku cadangan Spurs dengan tatapan tajam penuh emosi saat Adam Silver mengumumkan nama SGA sebagai pemenang.
Ketika trofi Michael Jordan diangkat oleh Gilgeous-Alexander, kamera menangkap ekspresi Wembanyama yang menatap lurus tanpa berkedip sambil mengatupkan rahang, memunculkan kesan kekecewaan yang mendalam.
Mengutip The Mirror US, Kamis (21/5/2026), momen tersebut semakin dramatis ketika guard Spurs, Stephon Castle, menghampiri Wembanyama dan merangkulnya dari samping seolah mencoba menenangkan situasi.
Dalam rekaman lain, Castle terlihat membisikkan sesuatu ke telinga Wembanyama, meski isi pesan tersebut tidak diketahui apakah sebagai penghiburan atau justru memicu semangat balas dendam.
Reaksi emosional itu seakan menjadi titik balik bagi performa Wembanyama yang tampil luar biasa di Game 1 Final Wilayah Barat.

Center muda asal Prancis tersebut langsung mengamuk dengan mencatatkan 21 poin, 24 rebound, tiga assist, satu steal, dan tiga blok dalam laga yang berakhir dramatis.
Wembanyama mendominasi area paint dengan dunk keras tanpa ampun meski dijaga ketat oleh pemain Thunder sepanjang pertandingan.
Tidak hanya itu, ia juga mencetak momen spektakuler lewat tembakan tiga angka dari area logo yang memaksa pertandingan berlanjut ke overtime kedua.
Spurs akhirnya mengamankan kemenangan 122-115 atas Thunder dalam duel dua kali overtime yang langsung disebut sebagai salah satu laga klasik di playoff musim ini.
βReaksi seperti itu menunjukkan betapa kompetitifnya Wembanyama dan bagaimana ia menjadikan momen tersebut sebagai motivasi,β demikian penilaian pengamat NBA terkait ekspresi sang bintang muda.
Kemenangan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Spurs tidak datang ke Final Wilayah Barat hanya sebagai pelengkap, melainkan sebagai ancaman serius bagi dominasi Oklahoma City Thunder.***