JAKARTA β Peran Eric Garcia di Barcelona mengalami transformasi signifikan musim ini setelah pelatih Hansi Flick mengoptimalkan fleksibilitasnya di berbagai posisi termasuk bek tengah, gelandang, hingga bek kanan yang kini diproyeksikan sebagai peran utama pada musim mendatang.
Dalam skema permainan terbaru Barcelona, kolaborasi Eric Garcia dengan wonderkid Lamine Yamal di sisi kanan menjadi sorotan karena menghadirkan dinamika serangan yang semakin variatif dan sulit ditebak lawan.
Eric Garcia mengungkapkan bahwa pendekatannya sangat bergantung pada situasi di lapangan, terutama dalam membaca pergerakan dan keputusan Yamal yang dinilai memiliki kecerdasan bermain di atas rata-rata.
βJika Lamine berada dalam situasi satu lawan satu, saya jarang naik membantu karena saya tahu dia mampu melewati lawan dan menciptakan peluang sendiri,β ujar Eric Garcia dalam wawancara bersama The Athletic seperti dilansir SB Nations, Kamis (21/5/2026).
Namun ketika Yamal mendapatkan penjagaan ketat dari dua hingga tiga pemain lawan, Garcia menegaskan bahwa dirinya harus aktif naik untuk membuka opsi tambahan dalam membangun serangan.
βKetika dia dijaga ketat, itu saatnya saya masuk untuk menambah dimensi baru dalam serangan tim,β katanya.
Kedekatan komunikasi antara keduanya juga menjadi faktor penting dalam menciptakan chemistry yang kuat di lapangan, bahkan Garcia mengaku rutin berdiskusi sebelum pertandingan untuk memahami kebutuhan Yamal secara spesifik.
βSaya selalu mencoba beradaptasi dengannya, bahkan sebelum laga kami berdiskusi apakah dia ingin saya overlap, underlap, atau tetap di belakang,β jelasnya.
Garcia juga menyoroti kemampuan pengambilan keputusan Yamal yang dianggap luar biasa untuk pemain seusianya sehingga ia memilih untuk menyesuaikan diri demi memaksimalkan potensi sang winger muda.
βSelain kemampuan dribel, pengambilan keputusan Lamine benar-benar di luar kebiasaan dan dia tahu apa yang terbaik di setiap pertandingan,β ucap Garcia.
Ia bahkan mengakui bahwa performa Yamal di sesi latihan sering kali sulit dipercaya karena menunjukkan kualitas teknik yang sangat tinggi secara konsisten.
Sementara itu, posisi bek kanan Barcelona diprediksi akan menjadi salah satu persaingan paling menarik musim depan karena Jules Kounde yang sebelumnya mengisi peran tersebut belum menunjukkan performa terbaiknya secara konsisten.
Dengan performa yang terus meningkat, Eric Garcia kini berpeluang besar untuk merebut posisi inti di sektor kanan pertahanan Barcelona dalam era baru di bawah Hansi Flick.***