Kabar gembira datang bagi para pencinta jet darat. Sang juara dunia bertahan, Max Verstappen, memberikan indikasi kuat bahwa dirinya akan tetap balapan di Formula 1 musim depan. Keputusan ini mencuat setelah adanya sinyal positif dari FIA yang berniat merombak regulasi mesin baru yang selama ini sangat dibenci oleh pebalap asal Belanda tersebut.
Sebelumnya, jagat F1 sempat diguncang oleh pernyataan bom waktu Verstappen pasca-GP Jepang pada Maret lalu. Pebalap Red Bull Racing itu sempat mengancam akan menyudahi kariernya lebih cepat karena sangat tidak puas dengan arah perubahan regulasi mesin musim ini. Verstappen merupakan kritikus paling vokal yang berulang kali melontarkan komentar pedas hingga ancaman hengkang dari olahraga yang telah membesarkan namanya.
Aturan Diubah, Produk F1 Kembali Menarik
Titik balik melunaknya sikap Verstappen terjadi setelah adanya draf kesepakatan untuk memodifikasi perangkat keras (hardware) mesin F1. Jika rencana ini disetujui, pembagian daya mesin (power split) yang saat ini berada di angka hampir 50-50 antara mesin konvensional dan elektrik, akan digeser menjadi lebih proporsional mendekati 60-40 pada musim 2027.
Menjelang GP Kanada, Verstappen menegaskan bahwa perubahan regulasi ini adalah batas minimum yang ia harapkan demi menyelamatkan kualitas balapan.
“Ini jelas menuju ke arah yang sangat positif,” ujar pebalap yang sebenarnya terikat kontrak dengan Red Bull hingga akhir 2028 tersebut. “Ini adalah standar minimum yang saya harapkan. Saya hanya ingin F1 menyajikan ‘produk’ balapan yang bagus, dan perubahan ini dipastikan akan mendongkrak kualitas kompetisi.”
Saat didesak apakah perubahan ini menjamin dirinya bakal 100 persen bertahan di grid F1 tahun depan, Verstappen menjawab dengan diplomatis namun optimistis.
“Jelas, ini sangat membantu. Jika produknya menjadi lebih baik, itu berarti saya akan lebih bahagia, dan kebahagiaan itulah yang membuat saya ingin terus bertahan di Formula 1. Saya selalu ingin terus balapan, tetapi saya juga ingin melihat perubahan. Apa yang direncanakan sekarang terasa sangat positif, bahkan bisa dibilang membuat situasi hampir kembali normal,” tambahnya.
Meski angin segar sudah berembus, pebalap berjuluk The Flying Dutchman itu tetap bersikap waspada. Ia sadar betul bahwa rencana revisi aturan ini masih bisa berantakan akibat manuver politik luar lintasan yang kerap dimainkan oleh tim-tim kompetitor di F1.
“Itulah mengapa kita masih harus menunggu dan melihat sampai semuanya benar-benar sah dan dikonfirmasi secara resmi. Namun, perubahan mesin ini mutlak harus terjadi,” pungkas Verstappen memperingatkan para bos F1.