Dinamika mengejutkan melanda sang jawara bertahan, Persib Bandung. Manajemen klub secara resmi mengumumkan bahwa Bojan Hodak resmi meninggalkan kursinya sebagai pelatih kepala Pangeran Biru pada Senin (25/5/2026) malam WIB. Namun, bobotoh tidak perlu cemas kehilangan sosoknya; juru taktik berusia 55 tahun ini tidak angkat kaki dari Kota Kembang, melainkan naik kelas mengemban peran baru strategis sebagai shareholder group technical advisor alias penasihat teknik klub.
Sebagai suksesor di pinggir lapangan, manajemen Persib langsung menunjuk sang asisten, Igor Tolic. Pria asal Kroasia ini resmi naik takhta menjadi pelatih kepala demi menjaga kesinambungan taktik yang sudah matang.
โSetelah menjadi bagian dari perjalanan penuh prestasi #PERSIB, kini Igor Tolic akan naik memimpin sebagai pelatih kepala untuk melanjutkan warisan kesuksesan yang telah dibangun bersama. Dengan semangat baru, saatnya melangkah menuju tantangan berikutnya,โ tulis pernyataan resmi Persib melalui akun X mereka.
Rekam Jejak Sang Suksesor: Dari Kroasia, hingga Tanah Pasundan
Igor Tolic bukanlah orang baru di ruang ganti Maung Bandung. Pria berusia 48 tahun ini sudah setia mendampingi Bojan Hodak sebagai asisten pelatih sejak tahun 2024 lalu, menggantikan posisi Goran Paulic.
Sebelum terjun ke dunia kepelatihan, Tolic memiliki karier lapangan hijau yang solid di kancah domestik Kroasia dengan membela klub-klub seperti HNSK Moslavina, NK Trnje Zagreb, dan HASK Zagreb. Pasca-gantung sepatu pada 2013, ia langsung mengasah otak taktisnya dengan menakhodai sejumlah tim mapan, di antaranya Hajduk Split U19 (2019), NK Osijek II (2019-2021), NK Kustosija (2021), hingga klub divisi teratas Mesir, Wadi Degla (2022-2024).
Misi Berat Igor Tolic: Jaga Dinasti Juara dan Rekor Hat-trick Liga
Langkah manajemen menunjuk Tolic sebagai nakhoda baru merupakan strategi cerdas untuk menjaga kestabilan tim. Karena sudah terlibat langsung dalam pengembangan skuat, memahami dinamika ruang ganti, serta menguasai metodologi latihan era Hodak, Tolic tidak perlu lagi meraba-raba karakter para pemain Persib.
Tugas besar kini berada di pundak Tolic. Ia diharapkan mampu mempertahankan identitas permainan agresif serta mental juara yang sudah mengakar kuat. Maklum, ekspektasi bobotoh dipastikan berada di langit tertinggi setelah era emas Bojan Hodak sukses membawa Maung Bandung mencetak sejarah lewat torehan hat-trick alias 3 trofi Liga Indonesia secara beruntunโtermasuk mahkota juara Super League musim 2025/2026 yang baru saja usai.



