JAKARTA – Indonesia harus menerima kenyataan pahit di sektor ganda campuran setelah dua wakilnya tersingkir di babak 16 besar Indonesia Open 2026.
Dua ganda campuran Indonesia ini dikalahkan pasangan unggulan asal China dalam laga yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Dominasi China Hentikan Langkah Adnan/Indah
Pasangan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil gagal menciptakan kejutan saat menghadapi unggulan pertama Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping setelah kalah dalam rubber game dengan skor 14-21, 21-17, dan 18-21.
Pertandingan berdurasi 1 jam 1 menit tersebut menunjukkan perlawanan sengit dari pasangan Indonesia, namun pengalaman dan konsistensi pasangan China yang menduduki peringkat satu dunia menjadi faktor pembeda.
Adnan/Indah yang kini berada di peringkat 19 dunia juga harus menunda ambisi mencatat kemenangan atas Feng/Huang dalam pertemuan perdana mereka.
Amri/Nita Ikut Tersingkir
Nasib serupa dialami pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah yang juga gagal melaju ke perempat final setelah dikalahkan unggulan keenam Guo Xin Wa/Chen Fang Hui dengan skor 17-21 dan 9-21.
Dalam pertandingan berdurasi 35 menit di Court 3, pasangan Indonesia kesulitan mengimbangi tempo permainan cepat dan agresif dari wakil China.
Hasil ini membuat rekor pertemuan kedua pasangan menjadi 2-3 untuk keunggulan Guo/Chen sekaligus menegaskan dominasi mereka atas Amri/Nita yang saat ini berada di peringkat 18 dunia, terpaut dari lawannya di posisi tujuh.
Harapan Indonesia Tersisa Satu Pasangan
Dengan tersingkirnya dua pasangan tersebut, Indonesia kini hanya menyisakan satu wakil di sektor ganda campuran yakni Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu yang berstatus unggulan kedelapan.
Pasangan ini dijadwalkan menghadapi wakil Malaysia Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie dalam upaya menjaga asa tuan rumah di turnamen BWF Super 1000 dengan total hadiah USD 1,450,000.***