Langkah nyata daerah perbatasan memperkuat kedaulatan pangan dan ekonomi nasional! Simak geliat petani garam rakyat di ujung barat Kalimantan!
Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, resmi ditunjuk oleh Pemerintah melalui koordinasi Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan untuk menjadi salah satu daerah strategis penopang Program Percepatan Swasembada Garam Nasional. Melalui pengembangan sentra produksi garam rakyat di Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, program ini ditargetkan mampu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap volume impor global.
Saat ini, kemampuan produksi emas putih di Kabupaten Sambas telah mencapai angka fantastis yaitu 600 ton per bulan. Melalui rencana perluasan dan modernisasi wilayah tambak, jumlah ini diproyeksikan akan terus meroket sekaligus memperkuat struktur perekonomian masyarakat pesisir.
Kepala Desa Sebubus, Irpan Riadi, bersama petani garam lokal, Needi Jaini, mengaku sangat optimis bahwa program ini merupakan peluang besar yang memberikan dampak kesejahteraan riil di lapangan, sekaligus menjadi modal penting menyambut target Swasembada Garam Tahun 2027. Simak laporan lengkap Tim Liputan Garuda TV langsung dari Sambas!
Bagaimana pendapat kalian mengenai potensi luar biasa garam lokal kita dalam menghentikan keran impor? Tulis opini kalian di kolom komentar!
Editor & Uploader: BS