JAKARTA – Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan jumlah korban tewas akibat serangan Israel sejak 2 Maret hingga 13 Juni 2026 telah mencapai 3.756 orang, dengan 11.632 orang lainnya mengalami luka-luka.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis Jumat (13/6/2026) yang dilansir Sputnik, kementerian menyebutkan bahwa dalam 24 jam terakhir korban meninggal bertambah 45 jiwa, sementara korban luka meningkat 149 orang. “Jumlah total korban agresi dari tanggal 2 Maret hingga 13 Juni adalah 3.756 orang tewas dan 11.632 orang terluka,” demikian bunyi pernyataan tersebut.
Lonjakan angka korban ini menegaskan eskalasi konflik yang terus menimbulkan dampak kemanusiaan serius di Lebanon.