JAKARTA – Mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang wafat dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu, akan dimakamkan pada 9 Juli mendatang.
Menurut laporan AFP, televisi pemerintah Iran menyebut prosesi pemakaman akan berlangsung di kota kelahirannya, Mashhad, setelah rangkaian acara penghormatan selama tiga hari di Teheran mulai 4 Juli dan di kota suci Qom pada 7 Juli.
Pemakaman semula dijadwalkan pada Maret, namun ditunda akibat perang. Putra Khamenei, Mojtaba, resmi menggantikan ayahnya sebagai Pemimpin Tertinggi Iran pada awal Maret, menjadikannya pemimpin ketiga sejak berdirinya Republik Islam pada 1979.
Mojtaba Khamenei sendiri dikabarkan terluka dalam serangan yang menewaskan ayahnya dan sejumlah pejabat Iran, dan hingga kini belum tampil di depan publik sejak pengangkatannya.