Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampil perkasa dan ditutup menguat sangat signifikan pada perdagangan hari ini, Senin (15/6/2026). Indeks acuan bursa domestik tersebut sukses terbang lebih dari 4% untuk kembali mengamankan zona psikologis di level 6.200-an.
Berdasarkan data terbaru dari RTI Business, IHSG meroket 4,12% ke level 6.254,97 pada bel penutupan sore ini. Sentimen beli yang masif bahkan sempat membawa indeks menyentuh level tertinggi hariannya di posisi 6.345,79 menjelang akhir sesi pertama siang tadi
Gairah pasar terlihat sangat nyata dari aktivitas transaksi yang super jumbo. Nilai transaksi menembus angka Rp30,11 Triliun. Sementara Volume Perdagangan mencapai 54,53 Miliar lembar saham dan Frekuensi Transaksi berpindah tangan sebanyak 3.258.746 kali.
Sejalan dengan rapor hijau indeks sektoral, indeks saham-saham likuiditas tinggi alias LQ45 ikut pamer otot dengan melonjak 4,56% ke level 624.682. Secara keseluruhan, pasar hari ini didominasi oleh tren bullish di mana sebanyak 603 saham terpantau menguat, sementara hanya 125 saham yang melemah, dan 90 saham sisanya bergerak stagnan.
Saham Konglomerasi dan BUMN Jadi Motor Penggerak
Lompatan tinggi IHSG hari ini tidak terlepas dari aksi borong saham-saham berkapitalisasi besar, terutama emiten milik para konglomerat tanah air dan korporasi pelat merah (BUMN):
Lini Emiten Konglomerasi:
-
PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS): Saham kongsi Grup Bakrie dan Salim ini menjadi bintang panggung setelah harganya terbang 24,53% ke level Rp660 per saham.
-
PT Chandra Asia Pacific Tbk (TPIA): Saham milik taipan Prajogo Pangestu ini melesat 13,51% mendarat di harga Rp2.100 per saham.
-
PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR): Emiten menara telekomunikasi besutan Grup Djarum ini ikut ngebut 13,37% ke posisi Rp390 per saham.
Lini Emiten Komoditas Pelat Merah (BUMN):
-
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Menguat tajam 9,82% menuju harga Rp3.130 per saham.
-
PT Vale Indonesia Tbk (INCO): Ikut terkerek naik 7,75% dan parkir di level Rp5.075 per saham.