JAKARTA – Jumlah korban jiwa akibat gempa kembar bermagnitido 7,2 dan 7,5 di Venezuela terus meningkat. Presiden sementara Delcy Rodriguez melaporkan sedikitnya 164 orang tewas dan lebih dari 970 orang terluka, dengan negara bagian La Guaira di utara Caracas menjadi wilayah terdampak paling parah.
Gempa yang mengguncang wilayah barat Caracas pada Rabu (24/6) itu disebut sebagai yang terkuat sejak 1900. Sejumlah bangunan hancur, listrik padam, dan warga terpaksa bermalam di jalanan sambil mencari kerabat mereka. “Kami tidak punya apa-apa, saat ini kami tidak punya apa-apa, bahkan kekuatan atau keberanian untuk masuk ke sana, bayangkan saja,” kata Larry Rojas, 49 tahun, kepada AFP, di depan bangunan runtuh di Catia La Mar.
Tim penyelamat bersama warga setempat masih berupaya mengevakuasi korban dari bawah reruntuhan. Prancis, Spanyol, dan Amerika Serikat telah menawarkan bantuan dengan mengirimkan tim penyelamat untuk mendukung operasi darurat.