Harapan Lewis Hamilton untuk mengawinkan status pimpinan start di Silverstone sirna. Setelah sehari sebelumnya sukses mengalahkan Kimi Antonelli di kualifikasi Sprint, juara dunia tujuh kali ini harus puas menyudahi sesi kualifikasi balapan utama F1 GP Inggris 2026 di urutan ketiga.
Hamilton finis di belakang rekan setimnya di Ferrari, Charles Leclerc, dan terpaut hingga 0,3 detik dari pemegang pole position, Kimi Antonelli (Mercedes). Usai kualifikasi, sang pahlawan lokal langsung membeberkan adanya malfungsi teknis yang mengebiri kecepatan mobilnya.
Bocornya 0,3 Detik di Hangar Straight
Hamilton mengungkapkan bahwa jet darat Ferrari miliknya mengalami kendala pada sistem penyaluran tenaga baterai (deployment issue). Masalah ini muncul justru di sektor trek lurus yang membutuhkan kecepatan puncak.
Dampaknya ia kehilangan waktu hingga 0,3 detik saat melaju kencang di lintasan lurus Hangar Straight pada putaran kedua (Q3). Selain masalah baterai yang baru teratasi di menit-menit akhir kualifikasi, Hamilton mengaku mobilnya mengalami gejala understeer (sulit berbelok) yang lebih parah dibanding hari Jumat.
“Saya tidak merasa ada waktu lebih yang bisa diperas dari mobil ini. Tapi secara keseluruhan, saya tetap senang bisa mengunci baris kedua,” ujar pembalap yang tengah mengincar rekor kemenangan ke-10 di Silverstone tersebut.
Rencana Ferrari: Pakai Strategi “Keroyok” Antonelli
Sadar bahwa kecepatan murni Mercedes di bawah kendali Antonelli sangat mengerikan, Hamilton menegaskan bahwa kunci untuk menang pada balapan hari Minggu adalah kerja sama tim yang solid dengan Charles Leclerc.
Di garasi sebelah, Charles Leclerc justru tampak jauh lebih semringah setelah berhasil mengamankan posisi start baris terdepan untuk kedua kalinya secara beruntun. Pembalap asal Monako ini merasa performa dan feeling mengemudinya yang sempat hilang di beberapa balapan terakhir kini telah kembali.
“Hari ini mungkin pertama kalinya perasaan nyaman itu kembali. Ini baru permulaan, tapi ini langkah ke arah yang benar. Saya ingin berada di posisi pole, tetapi Kimi melakukan putaran yang luar biasa dan dia sangat layak mendapatkannya,” tutur Leclerc optimistis.