JAKARTA – Kunjungan kenegaraan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri ke Timor Leste berjalan dengan sangat baik dan penuh kehangatan. Pesawat yang ditumpangi Megawati mendarat mulus di Bandara Dili pada Kamis siang setelah terbang non-stop selama 3 jam 30 menit.
Dalam pesawat, Megawati berdiskusi panjang lebar dengan anggota rombongan, termasuk Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto, dan mantan Dubes RI untuk Norwegia, Todung Mulya Lubis. Salah satu topik penting yang dibahas adalah pemulangan lukisan dan patung karya Soekarno yang selama ini berada di Istana Negara.
“Bu Megawati meminta saya untuk mengurus bagaimana agar semua benda seni miliknya dipulangkan karena akan ditempatkan dalam sebuah Museum yang akan dinamakan sebagai Museum Soekarno,” tulis Todung dalam status Facebook pribadinya, dikutip Kamis (9/7/2026).
Ia menambahkan sikap yang sangat konstruktif: “Saya tentu sangat bersedia mengurusnya dan saya telah meminta agar saya diberikan semua berkas dan surat menyurat yang ada… termasuk pemerintahan Prabowo. Saya kira adalah ‘fair’ kalau semua benda seni milik Soekarno dikembalikan kepada keluarganya.”
Langkah ini menunjukkan semangat kebersamaan antartokoh nasional lintas generasi dan lintas partai untuk memulihkan warisan sejarah bangsa. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto diharapkan dapat mendukung penyelesaian yang adil dan bermartabat, sehingga karya seni bersejarah milik Bung Karno dapat diabadikan dalam Museum Soekarno yang rencananya akan dibangun.