LOMBOK – Bendungan Meninting di Nusa Tenggara Barat membawa perubahan besar bagi sektor pertanian dengan memastikan pasokan air tetap tersedia sepanjang tahun.
Peresmian bendungan oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi titik penting bagi petani yang selama ini bergantung pada curah hujan untuk mengolah lahan.
Salah satu penerima manfaat ialah Pak Radi, buruh tani yang merasakan peningkatan hasil pertanian sejak Bendungan Meninting mulai beroperasi.
Sebelum bendungan berfungsi, kemarau panjang membuat lahan kekurangan air sehingga produktivitas berbagai tanaman terus menurun.
Kondisi tersebut memaksa banyak petani membatasi masa tanam karena air irigasi tidak mampu memenuhi kebutuhan lahan pertanian.
Pak Radi mengaku hasil panennya dulu sangat bergantung pada musim sehingga hanya mampu memanen sekali dalam setahun.
“Kalau pas musim kering hasil tanam itu agak mengurang. Sebelum ada bendungan, sekitar satu kali panen dalam setahun, apalagi kalau musim kering,” ujar Pak Radi.
Kini pasokan air dari Bendungan Meninting mengalir lebih stabil sehingga lahan pertanian tetap memperoleh irigasi meski memasuki musim kemarau.
Ketersediaan air tersebut membuat petani lebih leluasa menanam padi, ubi, pisang, aren, dan berbagai komoditas lainnya.
Produktivitas lahan pun meningkat karena tanaman memperoleh kebutuhan air yang lebih mencukupi sepanjang musim tanam.
Pak Radi menyebut perubahan itu memungkinkan petani meningkatkan frekuensi tanam sekaligus memperbanyak hasil panen setiap tahun.
“Setelah ada bendungan ini, masalah air sudah banyak terbantu. Airnya sekarang sudah ada. Insyaallah sekarang bisa sekitar tiga kali panen, tanam padi, ubi, dan tanaman lainnya,” tuturnya.
Bagi petani, Bendungan Meninting kini menjadi infrastruktur vital yang menjaga keberlanjutan usaha pertanian sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga.
Pak Radi berharap distribusi air dari bendungan terus terjaga agar produktivitas pertanian di Lombok semakin meningkat.
“Ke depannya kami membutuhkan air yang lebih banyak supaya tanaman semakin subur,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi peresmian Bendungan Meninting yang diyakini membuka peluang baru bagi kemajuan pertanian di Pulau Lombok.
“Saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Bapak Presiden yang sudah meresmikan Bendungan Meninting ini. Semoga ke depan membawa kemajuan dan semakin maju lagi. Terima kasih, Bapak Presiden,” tutupnya.***