JAKARTA – Pertandingan semifinal pertama Piala Dunia 2026 mempertemukan Prancis dan Spanyol dalam duel dua raksasa Eropa yang diprediksi berlangsung sengit.
Laga bergengsi ini digelar di Dallas Stadium, Arlington, Texas, Amerika Serikat, yang berkapasitas 70.649 penonton selama turnamen berlangsung.
Pertemuan Prancis dan Spanyol menjadi salah satu pertandingan paling dinanti karena mempertemukan dua kandidat juara dengan kualitas skuad terbaik.
Sorotan utama tertuju pada adu kemampuan Kylian Mbappe dan Lamine Yamal yang kembali bertemu setelah beberapa kali berduel di El Clasico.
Kali ini, keduanya tidak memperebutkan kemenangan klub, melainkan tiket menuju partai final Piala Dunia 2026.
Berdasarkan simulasi superkomputer Opta, Prancis memiliki peluang menang 42,1 persen dalam waktu normal.
Sementara itu, Spanyol diperkirakan memiliki peluang kemenangan sebesar 31,8 persen sepanjang 90 menit pertandingan.
Opta juga menghitung peluang laga berlanjut ke babak tambahan waktu mencapai 26,1 persen.
Dallas Stadium menjadi stadion dengan jumlah pertandingan terbanyak pada Piala Dunia 2026 yang digelar di 16 kota tuan rumah.
Secara statistik, Spanyol lebih unggul dalam sejarah pertemuan kedua negara.
Dari 38 pertandingan, Spanyol membukukan 18 kemenangan, sedangkan Prancis meraih 13 kemenangan dan tujuh laga berakhir imbang.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada semifinal UEFA Nations League 2025.
Saat itu Spanyol menundukkan Prancis dengan skor dramatis 5-4 berkat dua gol Lamine Yamal.
Dalam lima pertemuan terakhir, Spanyol mengoleksi tiga kemenangan, sedangkan Prancis meraih dua kemenangan.
Di Piala Dunia, kedua negara baru sekali saling berhadapan.
Momen itu terjadi pada babak 16 besar Piala Dunia 2006 saat Prancis menang 3-1 atas Spanyol.
Di ajang Piala Eropa, kedua tim sudah bertemu lima kali dengan rekor sama kuat.
Prancis dan Spanyol sama-sama mengoleksi dua kemenangan, sedangkan satu pertandingan berakhir imbang.
Pada semifinal Euro 2024, Spanyol menaklukkan Prancis 2-1 melalui gol Lamine Yamal dan Dani Olmo.
Prancis mengandalkan produktivitas Kylian Mbappe yang telah mengemas delapan gol dan tiga assist sepanjang turnamen.
Ousmane Dembele turut menyumbang lima gol, sedangkan Michael Olise mencatat lima assist.
Di kubu Spanyol, Mikel Oyarzabal menjadi pencetak gol terbanyak tim dengan koleksi empat gol.
Mikel Merino dan Marc Cucurella juga memberi kontribusi penting, sedangkan Lamine Yamal mulai kembali menemukan performa terbaiknya.
Kekuatan utama Prancis berada pada lini serang yang dihuni Mbappe, Dembele, Bradley Barcola, dan Michael Olise.
Meski sempat kebobolan pada fase grup, Prancis selalu mencatat nirbobol dalam tiga pertandingan fase gugur.
Sebaliknya, pertahanan menjadi senjata utama Spanyol setelah hanya kebobolan satu gol dalam lima pertandingan.
Namun kreativitas serangan Spanyol dinilai belum sepenuhnya konsisten sepanjang turnamen.
Spanyol bahkan membutuhkan gol-gol pada menit akhir untuk mengamankan kemenangan di dua laga fase gugur terakhir.
Jika pertandingan berakhir imbang selama 90 menit, laga akan dilanjutkan ke babak tambahan waktu selama 2×15 menit.
Apabila skor tetap sama hingga perpanjangan waktu usai, pemenang semifinal akan ditentukan melalui adu tendangan penalti.
Laga semifinal Prancis vs Spanyol berlangsung Rabu (15/7/2026) pukul 02.00 WIB.***