JAKARTA – Film live-action Moana memimpin box office pada hari Jumat, namun pencapaiannya jauh dari ekspektasi Disney. Dari 3.875 bioskop di Amerika Utara, film ini hanya meraup 18 juta dolar AS.
Perkiraan akhir pekan pembukaan dipatok sekitar 45 juta dolar AS, lebih rendah dibanding debut animasi *Moana* tahun 2016 yang mencapai 56 juta dolar AS.
Dilansir Variety, Minggu (12/7/2026), Disney menggelontorkan biaya produksi sebesar 250 juta dolar AS untuk versi live-action ini, naik dari 175 juta dolar AS yang dihabiskan untuk versi animasi. Dengan angka tersebut, film diprediksi harus bertahan lama di bioskop agar bisa menutup biaya produksi.
Popularitas Moana sebelumnya menjadi alasan Disney berani mengambil risiko besar. Film animasi pertamanya menghasilkan 642 juta dolar AS dan menjadi salah satu judul paling banyak ditonton di Disney+. Sementara Moana 2 mencetak rekor debut Thanksgiving dengan 225 juta dolar AS dan menembus 1 miliar dolar AS secara global.
Namun, tren remake live-action Disney belakangan menunjukkan hasil yang beragam. The Jungle Book (2016), Beauty and the Beast (2017), dan The Lion King (2019) sukses besar dengan pendapatan mendekati atau melampaui 1 miliar dolar AS. Sebaliknya, The Little Mermaid (2023) hanya meraup 569 juta dolar AS, dan Snow White (2025) bahkan lebih rendah dengan 205 juta dolar AS.
Kesuksesan Lilo & Stitch (2025) yang menembus 1 miliar dolar AS kini terlihat sebagai pengecualian. Penurunan performa live-action Disney diyakini akibat kelelahan penonton terhadap IP lama dan remake yang terus diproduksi.