Indikator kesuksesan seseorang bisa dilihat saat ia melingkarkan arloji seharga £43.700 (sekitar Rp874 juta) di pergelangan tangannya. Namun, level kesuksesan Anda berada di tingkatan yang berbeda jika jam tangan tersebut dinamai mirip nama Anda, dibalut emas merah 18 karat, dan dilapisi material asli dari meteorit Muonionalusta berusia 4,5 miliar tahun. Erling Haaland telah mencapai level tertinggi tersebut.
Striker andalan Manchester City ini menghabiskan beberapa pekan terakhir dengan mencetak gol demi gol untuk timnas Norwegia di Piala Dunia 2026. Di luar lapangan, ia menjelma menjadi ikon mode global yang tak terduga—mulai dari ikat rambutnya yang habis terjual di pasaran hingga koleksi tas mewah Hermès miliknya yang mengesankan.
Namun, saat menghadiri peragaan busana Dolce & Gabbana di Sisilia, Italia, Haaland menaikkan standar kemewahannya ke level baru. Tentu saja, jam tangan luar angkasa edisi khususnya turut mencuri perhatian.
Tampil Necis di Barisan Depan Alta Sartoria
Rumah mode mewah Italia tersebut memamerkan koleksi Alta Sartoria mereka dengan latar belakang megah bangunan bersejarah Teatro Antico yang menghadap langsung ke Laut Ionian.
Haaland tiba di barisan kursi terdepan (front row) menggandeng kekasihnya, Isabel Haugseng Johansen. Pemain bertubuh jangkung ini tampil sangat necis dalam balutan setelan jas double-breasted dari bahan sutra twill berwarna gading, dipadukan kemeja sutra crêpe de chine, syal senada, loafers rajut biru, serta kacamata hitam—seluruhnya rancangan Dolce & Gabbana.
Saat ia duduk menikmati acara, arloji langka bermaterial meteorit itu mengintip mewah dari balik lengan jasnya.
Sentuhan Langit pada Breitling Edisi Khusus
Dirilis persis setelah Haaland mengamankan sepatu emas ketiganya di Liga Inggris, jam tangan Breitling Chronomat B01 Erling Haaland ini didesain langsung melalui kolaborasi sang pemain bersama Breitling (di mana ia telah menjadi duta merek tersebut sejak 2022).
Jam tangan mewah ini sangat terbatas, hanya diproduksi sebanyak 250 unit di seluruh dunia. Jam ini memakai material langka. Bagian pelat (dial) dipotong langsung dari meteorit besi purba yang ditemukan di Swedia. Permukaannya menampilkan pola alami Widmanstätten yang terbentuk dari proses pendinginan jutaan tahun di ruang hampa udara, membuat motif setiap jam tangan dipastikan unik dan tidak ada yang kembar.
“Erling bermain sepak bola seolah-olah dia berasal dari planet lain. Jadi, ketika kami berdiskusi tentang material, pelat jam dari meteorit adalah pilihan yang paling sempurna. Jam tangan ini sama kuat dan uniknya dengan kepribadian Erling,” ungkap CEO Breitling, Georges Kern.
Pada bagian casing belakang transparan, pemilik akan disuguhi grafir nama Haaland, nomor punggungnya, serta penanda eksklusif “ONE OF 250”. Inisial sang striker juga disematkan pada penyeimbang jarum detik kronograf. Kemewahan personal ini ditutup dengan kotak presentasi berbahan kayu eksklusif yang berisi nota ucapan terima kasih yang ditandatangani langsung oleh Haaland.
Bagi para pencinta jam tangan yang tidak memiliki anggaran sebesar Rp874 juta, Breitling juga merilis versi yang lebih ramah di kantong, yakni Chronomat 40 GMT edisi Erling Haaland.
Arloji ini dibanderol dengan harga £8.550 (sekitar Rp171 juta). Tetap menggunakan material mewah dari potongan meteorit asli dan berstatus edisi terbatas (meski diproduksi dua kali lebih banyak). Alih-alih bagian belakang transparan, versi ini menampilkan grafir siluet selebrasi ikonik gaya meditasi “Zen” khas Erling Haaland.