JAKARTA – Hyundai E&C resmi memperkenalkan kombinasi baru dengan merekrut middle blocker veteran Bae Yu-na dan pemain kuota Asia asal Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi.
Kehadiran keduanya diharapkan mampu menutup kekosongan yang ditinggalkan Yang Hyo-jin yang pensiun, sekaligus memperkuat lini serang tim dengan menempatkan Mega sebagai opposite hitter.
Bae Yu-na, yang memulai karier di GS Caltex pada 2007 dan sempat membela Korea Expressway Corporation, kini memulai tantangan baru pada musim ke-20 bersama Hyundai E&C. Sementara Mega, yang sebelumnya memperkuat Red Sparks dan membawa tim itu ke final V-League 2025, kembali ke Korea dengan tekad merebut gelar juara setelah sempat gagal di partai puncak.
Keduanya menjadi sorotan karena kemiripan wajah yang mencolok. “Awalnya, Hyo-jin memberi tahu saya, ‘Si kembar telah bergabung dengan tim.’ Saya baru mengerti setelah beberapa waktu,” ujar Bae Yu-na sambil tersenyum, dilansir Sport Naver, Minggu (19/7/2026). Mega pun menambahkan kisah lucu soal panggilan “Muni” yang ia berikan kepada Yu-na.
Mega tiba di Korea pada 10 Juli dan untuk sementara menangguhkan aktivitas bersama tim nasional Indonesia demi fokus mempersiapkan musim baru. Meski begitu, ia tetap antusias menyaksikan laga persahabatan timnas putri Indonesia melawan Korea di Jecheon.
Kehadiran Mega kembali ke V-League mendapat sambutan hangat dari penggemar Indonesia. “Saya senang. Sungguh melegakan bahwa penggemar selalu datang untuk melihat saya di mana pun saya bermain,” ujarnya.
Baik Bae Yu-na maupun Mega sama-sama menegaskan tekad untuk tampil maksimal musim ini. Bae Yu-na ingin bangkit setelah cedera bahu, sementara Mega menegaskan dirinya siap menantang gelar juara bersama Hyundai E&C. Tim pun mulai menyusun puzzle baru dengan kombinasi keduanya sebagai tulang punggung.



