JAKARTA – Liverpool kembali menjadi sorotan setelah nama miliarder Jeff Bezos dikaitkan dengan rencana investasi di klub, sehingga memunculkan spekulasi baru mengenai arah kepemilikan The Reds.
Informasi tersebut mencuat ketika Fenway Sports Group (FSG) diketahui membuka pembicaraan dengan konsorsium yang dipimpin Amit Bhatia terkait peluang pembelian sebagian saham Liverpool.
Awalnya, proses pencarian investor baru oleh FSG dinilai sebagai langkah bisnis yang wajar karena perusahaan memang telah lama menyatakan keinginan menghadirkan mitra strategis.
Situasi berubah drastis setelah laporan menyebut Jeff Bezos didekati untuk bergabung dalam konsorsium tersebut sehingga perhatian publik langsung tertuju pada Liverpool.
Mengutip laporan The Telegraph, Kamis, dengan status orang terkaya ketiga dunia dengan kekayaan sekitar 269 miliar dolar AS, Bezos dinilai memiliki kemampuan finansial untuk membeli Liverpool sepenuhnya jika menginginkannya.
Meski demikian, hingga kini belum ada indikasi bahwa pendiri Amazon tersebut benar-benar ingin mengambil alih kepemilikan klub sepak bola.
Sumber yang dekat dengan FSG menyebut tujuan utama perusahaan tetap mencari tambahan modal agar Liverpool mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa.
Negosiasi dengan kelompok investor yang dipimpin Bhatia masih berada pada tahap awal sehingga belum ada kepastian mengenai tercapainya kesepakatan.
Besaran saham yang dibidik juga masih berbeda-beda karena ada laporan yang menyebut sekitar delapan persen, sementara sumber lain memperkirakan angkanya bisa mencapai 30 persen.
Munculnya kabar tersebut bertepatan dengan fase transisi besar yang sedang dijalani Liverpool menjelang musim kompetisi baru.
Era kepelatihan kini memasuki babak baru bersama Andoni Iraola setelah terjadi perubahan signifikan dalam struktur olahraga klub.
Petinggi Mulai Tinggalkan Klub
Michael Edwards telah meninggalkan posisinya sebagai CEO Football Operations FSG sehingga menambah daftar perubahan penting di internal Liverpool.
Direktur olahraga Richard Hughes juga disebut berpotensi meninggalkan klub setelah bursa transfer musim panas berakhir meski kontraknya belum habis.
Perubahan di jajaran manajemen membuat muncul berbagai spekulasi mengenai kemungkinan FSG sedang mempersiapkan strategi jangka panjang terhadap kepemilikan Liverpool.
Sejak mengambil alih Liverpool pada Oktober 2010, FSG berhasil mengangkat klub dari masa sulit hingga kembali menjadi kekuatan utama sepak bola Inggris dan Eropa.
Selama berada di bawah kendali FSG, Liverpool sukses meraih berbagai trofi bergengsi, memperluas Anfield, membangun pusat latihan modern, serta meningkatkan nilai ekonomi klub secara signifikan.
Nilai Liverpool kini diperkirakan mencapai sekitar enam miliar dolar AS atau meningkat berkali-kali lipat dibanding harga pembelian saat FSG mengakuisisi klub.
Pernyataan pemilik utama FSG, John W. Henry, pada 2023 kembali menjadi perhatian setelah isu investor baru kembali mengemuka.
“Apakah kami akan berada di Inggris selamanya? Tidak. Apakah kami menjual Liverpool? Tidak. Apakah kami berbicara dengan investor mengenai Liverpool? Ya. Apakah akan ada sesuatu yang terjadi? Saya yakin begitu, tetapi itu bukan penjualan.”
Ucapan tersebut mempertegas bahwa FSG lebih memilih membuka ruang bagi investor dibanding langsung melepas seluruh kepemilikan Liverpool.
Meski begitu, sejumlah pengamat tetap menilai peluang penjualan penuh klub pada masa mendatang masih terbuka apabila terdapat tawaran yang sesuai.
Di sisi lain, Liverpool memperoleh kabar positif dari dalam skuad setelah Dominik Szoboszlai resmi memperpanjang masa baktinya.
Gelandang asal Hungaria itu menandatangani kontrak baru berdurasi lima tahun sehingga mengakhiri berbagai spekulasi mengenai masa depannya.
Szoboszlai menjadi salah satu pemain paling menonjol sepanjang musim lalu berkat kontribusi 13 gol dan 12 assist di berbagai kompetisi.
Performa impresif tersebut membuat namanya masuk dalam kandidat pemimpin baru di ruang ganti Liverpool usai kepergian Andy Robertson.
Meski demikian, Andoni Iraola belum memastikan siapa yang akan menjabat sebagai wakil kapten secara permanen pada musim baru.
“Saya pikir ini mungkin salah satu kabar terbaik sejak saya tiba di sini,” kata Iraola.
“Komitmennya kepada klub ini dan perpanjangan kontraknya sangat berarti. Dia datang dengan kondisi yang sangat baik. Dia memberi contoh dalam latihan dan selalu bekerja keras. Saya pikir para pemain muda harus melihat bagaimana dia berlatih dan bersaing.”
“Dia jelas harus menjadi salah satu pemimpin kami. Saya ingin membantunya berkembang dan membuatnya semakin nyaman agar bisa terus tampil seperti sekarang. Kalau bisa, kami ingin meningkatkan lagi apa yang sudah dia lakukan.”
Iraola menilai karakter, etos kerja, dan kualitas Szoboszlai akan menjadi elemen penting dalam sistem permainan berintensitas tinggi yang akan diterapkannya.
Selain Szoboszlai, penjaga gawang Alisson Becker juga masuk dalam daftar pemain yang dipertimbangkan mengemban peran wakil kapten Liverpool.
Kini Liverpool menghadapi dua agenda besar sekaligus, yakni membangun tim baru bersama Iraola dan menunggu perkembangan negosiasi investasi yang semakin menarik perhatian sejak nama Jeff Bezos dikaitkan dengan klub.***