JAKARTA – Arne Slot kembali menjadi perbincangan setelah namanya dikabarkan masuk dalam daftar kandidat pelatih Al-Ahli menyusul pemecatan mengejutkan dari Liverpool.
Pelatih asal Belanda itu sebelumnya sukses mengantar Liverpool meraih gelar Liga Inggris pada musim debutnya di Anfield dan langsung mencatatkan namanya dalam sejarah klub.
Keberhasilan tersebut membuat Slot menjadi manajer kesepuluh yang mampu mempersembahkan trofi liga bagi The Reds sepanjang sejarah kompetisi domestik Inggris.
Namun, musim berikutnya berubah menjadi mimpi buruk karena Liverpool mengalami penurunan performa yang sangat drastis di berbagai ajang.
The Reds menelan 20 kekalahan di semua kompetisi untuk pertama kalinya sejak musim 1992/1993 dan hanya mampu menutup Premier League di posisi kelima.
Hasil mengecewakan itu membuat manajemen Liverpool mengakhiri kerja sama dengan Slot pada 30 Mei lalu.
Liverpool kemudian menunjuk Andoni Iraola sebagai pelatih anyar untuk memimpin tim menghadapi musim berikutnya.
Meski baru meninggalkan Anfield, Slot tidak membutuhkan waktu lama untuk kembali dikaitkan dengan klub besar.
Laporan Ben Jacobs dan Jack Johnson dari TalkSport menyebut Al-Ahli memasukkan nama Slot dalam daftar kandidat pelatih baru.
Klub asal Jeddah itu juga mempertimbangkan Vítor Pereira sebagai alternatif untuk mengisi kursi pelatih kepala.
Meski demikian, laporan tersebut menegaskan Slot masih lebih memprioritaskan kesempatan melanjutkan karier di kompetisi Eropa.
Situasi di Newcastle United turut memunculkan spekulasi baru mengenai pergerakan pelatih pada bursa musim panas.
Eddie Howe dilaporkan tidak lagi menangani Newcastle meski hingga kini belum dipastikan apakah ia mengundurkan diri atau diberhentikan.
Keputusan itu mengejutkan karena diumumkan setelah Newcastle menjalani laga pramusim menghadapi Bristol City.
Padahal, musim kompetisi telah berakhir lebih dari dua bulan dan Premier League baru akan dimulai dalam hitungan pekan.
Newcastle dipastikan menunjuk Matthias Jaissle sebagai pelatih baru di St James’ Park.
Jaissle sebelumnya membangun reputasi bersama RB Salzburg sebelum sukses menangani Al-Ahli selama tiga musim terakhir.
Pelatih asal Jerman itu membawa Al-Ahli meraih dua gelar Liga Champions Asia secara beruntun.
Skuad Al-Ahli juga diperkuat sejumlah pemain yang dikenal publik Eropa.
Nama seperti Édouard Mendy, Roger Ibañez, Merih Demiral, Francisco Trincão, hingga Ivan Toney menjadi bagian dari tim asal Jeddah tersebut.
Mantan penyerang Liverpool, Roberto Firmino, juga sempat bermain di bawah arahan Jaissle selama dua musim.
Dengan Liga Pro Arab Saudi segera dimulai, Al-Ahli bergerak cepat mencari pelatih baru yang memiliki pengalaman di level tertinggi.
Meski peluang itu terbuka, Slot diyakini belum tentu menerima tawaran dari klub Timur Tengah tersebut.
Salah satu alasan utamanya berkaitan dengan kondisi keluarga Slot selama melatih Liverpool.
Istrinya, Mirjam, bersama kedua anak mereka tetap menetap di Rotterdam agar pendidikan keluarga tidak terganggu.
Faktor tersebut membuat peluang melatih Timnas Belanda dinilai jauh lebih realistis dibanding hijrah ke Arab Saudi.
Posisi pelatih De Oranje yang sedang kosong juga disebut menjadi salah satu target karier Slot berikutnya.
Sulit Berkarier Setelah Tinggalkan Liga Arab
Di sisi lain, muncul pertanyaan mengenai dampak jangka panjang bagi pelatih yang memilih berkarier di Liga Pro Arab Saudi.
Dalam beberapa tahun terakhir, lebih banyak pemain bintang yang menjadi sorotan dibanding para pelatih yang hijrah ke kompetisi tersebut.
Musim panas ini, Ange Postecoglou dan Bruno Lage menjadi nama terbaru yang menerima tawaran melatih di Arab Saudi.
Mereka bergabung dengan Simone Inzaghi, Christophe Galtier, Brendan Rodgers, dan sejumlah pelatih papan atas lainnya.
Meski menawarkan kontrak bernilai fantastis, jalur kembali ke klub elite Eropa setelah meninggalkan Arab Saudi masih tergolong sulit.
Beberapa pelatih memang berhasil memperoleh pekerjaan baru setelah meninggalkan Liga Pro Arab Saudi.
Jorge Jesus dipercaya menangani Timnas Portugal, sedangkan Stefano Pioli kembali ke Fiorentina.
Rudi Garcia juga melanjutkan karier bersama Napoli sebelum dipercaya menangani Timnas Belgia.
Namun, sejumlah nama lain seperti Laurent Blanc, Steven Gerrard, Imanol Alguacil, hingga Míchel belum mendapatkan klub baru.
Steven Gerrard menjadi contoh bahwa karier pelatih tidak selalu berkembang setelah meninggalkan kompetisi Arab Saudi.
Sementara itu, Nuno Espírito Santo menjadi salah satu pengecualian setelah kembali ke Premier League bersama Nottingham Forest sebelum menangani West Ham.
Banyak pihak menilai keberhasilan Nuno memperoleh pekerjaan di Inggris lebih dipengaruhi rekam jejaknya bersama Wolverhampton Wanderers.
Kesuksesan yang diraih di Arab Saudi dinilai bukan faktor utama dalam proses perekrutannya.
Karena itu, apabila Slot masih mengutamakan perkembangan karier di level tertinggi Eropa, peluang menangani Timnas Belanda dianggap lebih menjanjikan dibanding menerima tawaran Al-Ahli.***



