PEMERINTAH PERCEPAT PEMBANGUNAN JARINGAN GAS RUMAH TANGGA (JARGAS) GUNA TEKAN KETERGANTUNGAN IMPOR LPG!
Pemerintah terus mempercepat pelaksanaan program Jaringan Gas Rumah Tangga (Jargas) sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan energi nasional. Langkah ini diambil untuk mengurangi ketergantungan terhadap LPG impor, mengingat kebutuhan LPG nasional mencapai 5 juta metrik ton per tahun namun produksi dalam negeri baru memenuhi sekitar 30 persen.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Muhammad Qodari, menjelaskan bahwa potensi gas bumi domestik berbasis metana dan etana jauh lebih besar di Indonesia. Selain menyediakan energi yang lebih bersih dan terjangkau, penggunaan Jargas diklaim mampu menghemat pengeluaran rumah tangga secara signifikan.
Editor & Uploader: BS


