Prestasi membanggakan kembali diukir oleh petarung bela diri campuran (MMA) keturunan Indonesia di panggung dunia. Bilal Hasan resmi mengamankan kontrak bertarung dari Presiden UFC, Dana White, usai mencetak kemenangan TKO kilat dalam kurun waktu 45 detik saja atas Mridul Saikia pada ajang Dana White’s Contender Series (DWCS), Rabu (12/8/2026) pagi WIB.
Kemenangan impresif di divisi kelas terbang (flyweight) tersebut langsung melejitkan nama petarung muda berusia 25 tahun itu. Mengusung julukan “IndoNinja”, Bilal diprediksi bakal menjadi prospek cerah di arena oktagon UFC.
Meski memegang paspor Amerika Serikat karena lahir di Oahu, Hawaii pada 16 Juli 2001, Bilal memiliki ikatan emosional dan darah Indonesia yang sangat kental dari kedua orang tuanya.
Perjalanan Karier: Dari Juara Taekwondo Hingga Penguasa CFFC
Bakat bela diri Bilal Hasan telah diasah sejak dini. Ia mulai mendalami Taekwondo pada usia empat tahun hingga sukses menyabet gelar juara PAN-American Taekwondo Junior Championships pada 2017.
Peralihan kariernya ke arena MMA profesional berjalan mulus. Pada 2024, pemilik nama lengkap Bilal Alakai Hasan ini berhasil mengukuhkan dominasinya dengan merengkuh sabuk juara kelas terbang Cage Fury Fighting Championship (CFFC).
Menurut data Tapology, Bilal mengantongi rekor sempurna: 9 kemenangan beruntun dan belum pernah tersentuh kekalahan.
Dipuji Langsung oleh Bos UFC, Dana White
Aksi dominan Bilal di ajang DWCS tidak hanya mengamankan kontrak, tetapi juga memicu pujian setinggi langit dari Dana White. Sang bos UFC menyebut keputusan memberikan kontrak kepada Bilal sebagai opsi yang sangat mudah karena performanya yang sesuai dengan ekspektasi tinggi publik.
“Datang dengan banyak ekspektasi dan benar-benar membuktikannya di lapangan. Ketika Anda menjadi favorit terbesar dalam sejarah Contender Series selama sepuluh tahun, begitulah cara Anda memperlakukan lawan,” puji Dana White saat menyambut Bilal.
“Saya sangat terkesan. Saya sudah tidak sabar untuk menyaksikan pertarungan perdana Anda di panggung resmi UFC. Selamat datang!” tambah White.
Dari empat petarung yang meraih kontrak UFC di pekan pertama DWCS—bersama Joe Kropschot, Tom Pagliarulo, dan Anthony Wint—penampilan Bilal menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian.
Ikuti Jejak Jeka Saragih di Divisi Flyweight
Kehadiran Bilal menjadikan dirinya sebagai petarung kedua berdarah Indonesia yang berhasil menembus promosi UFC, mengikuti jejak Jeka Saragih. Berbeda dengan Jeka yang menembus UFC melalui jalur Road to UFC, Bilal mengamankan tiketnya lewat ajang bergengsi DWCS.
Di divisi kelas terbang (flyweight) UFC, Bilal akan bersaing di kelas yang saat ini dihuni oleh nama-nama tangguh Asia maupun global, seperti Joshua Van (juara bertahan asal Myanmar), Tatsuro Taira dan Kyoji Horiguchi (Jepang), Asu Almabayev (Kazakhstan), hingga mantan juara dunia Alexandre Pantoja dan Brandon Royval.


