JEPANG – Desak Made Rita Kusuma Dewi menambah koleksi emas Indonesia di Asian Games 2026 melalui nomor speed putri panjat tebing.
Medali emas itu diraih Desak di Portmesse Nagoya Exhibition Hall 1, Jepang, Rabu (30/9/2026).
Desak menunjukkan performa konsisten sejak perempat final hingga mencapai partai puncak nomor speed putri.
Pada perempat final, Desak tampil di heat keempat dan langsung mencatatkan waktu 6,39 detik.
Persaingan di heat tersebut sempat terganggu setelah atlet Korea Selatan Sung Hanareum didiskualifikasi akibat melakukan false start.
Hasil itu membuat Desak melaju ke semifinal dan menjaga peluang Indonesia merebut medali emas.
Rekan senegaranya, Berthdigna Devi Surya Kusuma, juga lolos dari perempat final meski finis di posisi kedua.
Devi mencatat waktu 6,73 detik pada heat kedua, berada di belakang atlet China Yafei Zhou.
Drama berlanjut pada semifinal ketika pertandingan yang diikuti Devi harus ditunda karena kendala teknis.
Setelah perlombaan kembali digelar, catatan waktu digital di papan hasil tidak muncul sehingga Devi akhirnya dinyatakan gagal menembus final.
Situasi tersebut membuat Desak menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang melanjutkan perjuangan menuju perebutan emas.
Pada semifinal heat kedua, Desak kembali memperlihatkan kecepatannya dengan mencatat waktu terbaik 6,36 detik.
Catatan tersebut memastikan Desak merebut tiket ke final nomor speed putri Asian Games 2026.
Di final, Desak menempati Line 3 dan berhadapan dengan atlet China yang berada di Line 4.
Persaingan kembali diwarnai drama setelah atlet China didiskualifikasi karena melakukan start sebelum tanda perlombaan.
Desak kemudian menuntaskan lomba dengan catatan waktu 6,62 detik dan memastikan dirinya menjadi peraih emas.
Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi medali emas keempat bagi kontingen Indonesia di Asian Games 2026.
Emas Desak juga membuat perolehan Indonesia mencapai target emas yang telah ditetapkan untuk ajang olahraga tersebut.
Prestasi ini menambah catatan penting Desak Made dalam kiprahnya bersama tim panjat tebing Indonesia di level Asia.***