JAKARTA – Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026 digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Dalam agenda kenegaraan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut, Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri tidak terlihat hadir.
Ketidakhadiran Megawati dikonfirmasi oleh Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat. Ia menyampaikan bahwa Megawati memiliki kegiatan lain pada hari yang sama sehingga tidak dapat menghadiri Sidang Tahunan MPR maupun Sidang Bersama DPR-DPD.
Djarot tidak menjelaskan secara rinci mengenai bentuk kegiatan yang dijalani Megawati. Ia hanya menyebut bahwa agenda tersebut merupakan kegiatan yang tidak dapat ditunda. Dengan demikian, ketidakhadiran Megawati bukan karena tidak diundang dalam acara kenegaraan tersebut.
Sebelumnya, para mantan presiden dan wakil presiden memang masuk dalam daftar tokoh yang diundang menghadiri Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2026. Ketua DPR RI Puan Maharani sebelumnya mengatakan kehadiran para mantan kepala negara masih dalam tahap konfirmasi menjelang pelaksanaan sidang.
Sidang Tahunan MPR Digelar 14 Agustus
Sidang Tahunan MPR 2026 dilaksanakan pada Jumat, 14 Agustus 2026, mulai pukul 08.30 WIB. Jadwal tersebut berbeda dari pelaksanaan yang biasanya berlangsung pada 16 Agustus. Tahun ini, tanggal 16 Agustus jatuh pada Minggu sehingga agenda kenegaraan dilaksanakan pada hari kerja sebelumnya.
Rangkaian sidang berlangsung di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Setelah Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD selesai, agenda parlemen dilanjutkan dengan Rapat Paripurna DPR RI pada pukul 14.30 WIB.
Dalam Sidang Tahunan MPR, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan laporan terkait kinerja lembaga-lembaga negara. Sementara dalam Sidang Bersama DPR-DPD, Presiden juga menyampaikan pidato mengenai capaian pembangunan nasional.
Agenda tersebut menjadi salah satu rangkaian penting menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia. Tahun ini, tema yang diusung dalam peringatan kemerdekaan adalah “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Megawati Tidak Hadir di Senayan
Absennya Megawati menjadi perhatian karena ia merupakan salah satu tokoh nasional yang sebelumnya pernah memegang jabatan sebagai Presiden Republik Indonesia. Megawati menjabat sebagai presiden kelima pada periode 2001-2004 dan saat ini masih menjadi Ketua Umum PDIP.
Meski demikian, pihak PDIP memastikan Megawati memiliki agenda lain pada 14 Agustus. Djarot menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi alasan Megawati tidak datang ke Kompleks Parlemen untuk mengikuti sidang kenegaraan.
Ketidakhadiran Megawati juga bukan satu-satunya. Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turut tidak terlihat hadir dalam Sidang Tahunan MPR 2026. Sementara itu, Presiden ke-7 RI Joko Widodo hadir dalam agenda tersebut bersama sejumlah tokoh nasional lainnya.
Agenda Kenegaraan Berlanjut
Selain Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD, rangkaian agenda kenegaraan pada 14 Agustus juga dilanjutkan dengan Rapat Paripurna DPR. Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo dijadwalkan menyampaikan keterangan pemerintah mengenai Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027 beserta nota keuangan.
Penyelenggaraan Sidang Tahunan MPR 2026 sebelumnya telah dipersiapkan oleh pimpinan lembaga legislatif. Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin menyebut persiapan sidang telah mencapai lebih dari 90 persen menjelang pelaksanaan.
Sementara itu, Ketua DPR Puan Maharani memastikan pelaksanaan Sidang Tahunan dan Sidang Bersama tahun ini diupayakan berlangsung lebih tertib dan khidmat. Evaluasi terhadap pelaksanaan tahun sebelumnya juga dilakukan agar anggota parlemen dapat lebih fokus mengikuti rangkaian agenda resmi.
Dengan berlangsungnya Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD pada 14 Agustus, rangkaian agenda kenegaraan menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI resmi dimulai. Meski Megawati tidak hadir karena memiliki kegiatan lain, agenda tersebut tetap dihadiri sejumlah pejabat negara, mantan pejabat negara, serta tamu undangan lainnya. (ACH)



