JAKARTA – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, mengajak Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Sumatera memperkuat sinergi komunikasi pemerintah agar informasi kebijakan dan program dapat tersampaikan cepat, jelas, dan terpadu kepada masyarakat.
“Dalam konteks regional Sumatera, semangat orkestrasi tersebut menjadi sangat penting. Kita menghadapi masyarakat yang semakin kritis, cepat mendapatkan informasi, dan sangat aktif di ruang digital,” ujar Qodari dalam rapat koordinasi Forkopimda se-wilayah Sumatera di Batam, Rabu (12/8/2026).
Ia menekankan perlunya perubahan pola komunikasi dari reaktif menjadi proaktif. “Kita perlu mengubah pola komunikasi. Jangan menunggu isu menjadi besar baru pemerintah memberikan penjelasan,” tegasnya.
Menurut Qodari, komunikasi terkoordinasi juga krusial dalam penanganan bencana di Sumatera yang kini memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Masyarakat membutuhkan informasi transparan mengenai progres pembangunan rumah, pemulihan infrastruktur, penyaluran bantuan, hingga kondisi sosial-ekonomi pascabencana.
“Masyarakat membutuhkan informasi yang jelas mengenai progres pembangunan kembali rumah, infrastruktur, fasilitas publik, bantuan, serta pemulihan sosial dan ekonomi,” katanya.
Qodari menegaskan Bakom RI berperan mengorkestrasi komunikasi pemerintah dengan menyinkronkan pesan dan mengendalikan komunikasi antarlembaga. Kesamaan pesan antara pusat dan daerah, menurutnya, menjadi kunci menjaga kepercayaan publik sekaligus mencegah informasi simpang siur.
“Kita ingin memastikan komunikasi pemerintah tidak berjalan sendiri-sendiri dan tidak terfragmentasi,” pungkasnya.



