Tim Formula 1 Alpine secara resmi mengonfirmasi bahwa mereka mempertahankan pembalap muda berbakat, Franco Colapinto, untuk mengarungi musim F1 2027. Keputusan yang diumumkan pada Kamis ini mengakhiri spekulasi masa depan sang pembalap Argentina sekaligus mempertegas komitmen tim asal Prancis tersebut terhadap stabilitas skuad.
Dengan pengumuman ini, Colapinto dipastikan tetap berduet dengan Pierre Gasly, yang sebelumnya telah menandatangani kontrak jangka panjang hingga setidaknya akhir musim 2028.
“Saya sangat senang bisa bertahan di tim ini untuk musim 2027. Saya merasa sangat bahagia dan kerasan di sini, terlebih lagi kami telah membuat kemajuan yang signifikan dibanding musim lalu. Target jangka panjang kami jelas: bertarung dan menang,” ungkap Colapinto.
Performa Mentereng di Musim 2026
Keputusan Alpine untuk mempertahankan Colapinto tak lepas dari grafik penampilannya yang melonjak drastis sepanjang musim 2026. Pembalap asal Argentina itu saat ini menduduki posisi ke-12 di klasemen sementara pembalap dengan raihan 19 poin—termasuk pencapaian terbaik sepanjang kariernya dengan finis di posisi keenam pada Grand Prix Kanada.
Kontribusi Colapinto serta koleksi 44 poin milik Gasly berhasil membawa Alpine bertengger di peringkat keenam klasemen konstruktor dengan total 63 poin, hanya berselisih tiga poin dari rival terdekat mereka, Racing Bulls.
Pujian dari Flavio Briatore dan Perjalanan Karier
Direktur Eksekutif Alpine, Flavio Briatore, menyambut positif bertahannya komposisi pembalap yang sama untuk tiga musim berturut-turut.
“Bagi saya, konsistensi adalah hal yang sangat penting. Franco telah tumbuh dan matang menjadi pembalap yang hebat tahun ini. Hasil kerjanya, terutama di Miami dan Montreal, membuktikan bahwa Franco sangat layak berada di Formula 1 dan di tim ini,” tegas Briatore.
Perjalanan Colapinto di F1 sendiri terbilang dramatis:
-
Debut (2024): Memulai debut di F1 bersama Williams untuk menggantikan Logan Sargeant, mencetak 5 poin dalam 9 balapan akhir musim.
-
Pengganti di Alpine (2025): Masuk menggantikan Jack Doohan pada seri ketujuh musim 2025, namun sempat kesulitan mencetak poin.
-
Kebangkitan (2026): Kepercayaan Alpine dibayar tuntas lewat performa solid dan konsisten mencetak poin sepanjang musim 2026.
Dengan dipastikannya susunan pembalap hingga 2027, Alpine kini mengalihkan fokus penuh pada pengembangan desain dan performa jet darat mereka agar siap bersaing di barisan depan F1.



