Layanan Commuter Line (KRL) relasi Tanah Abang–Rangkasbitung PP mengalami gangguan dan penyesuaian perjalanan pada Kamis (27/8/2026) malam. Langkah ini diambil KAI Commuter guna mengantisipasi bahaya akibat adanya kerumunan massa aksi demonstrasi yang memadati sekitar perlintasan jalur Stasiun Palmerah–Stasiun Tanah Abang.
Informasi resmi disampaikan manajemen KAI Commuter melalui akun X resmi @Commuterline pada pukul 19.45 WIB.
“Sehubungan adanya massa aksi penyampaian aspirasi, perjalanan Commuter Line tujuan Tanah Abang–Rangkasbitung PP masih menunggu kondisi aman untuk dapat diberangkatkan karena adanya kerumunan orang di sekitar jalur Palmerah–Tanah Abang,” tulis KAI Commuter.
Daftar Penyesuaian Perjalanan Kereta (KRL Dipotong Sampai Palmerah)
Untuk mengurai penumpukan dan menjaga keamanan penumpang, KAI Commuter memotong rute perjalanan tiga rangkaian kereta utama yang semula menuju Tanah Abang menjadi hanya sampai Stasiun Palmerah, untuk kemudian memutar balik:
-
KA 1767D (Parungpanjang–Tanah Abang): Perjalanan dipotong hanya sampai Stasiun Palmerah, lalu kembali ke tujuan asal sebagai KA 7100D (Palmerah–Parungpanjang).
-
KA 1769D (Rangkasbitung–Tanah Abang): Perjalanan dipotong hanya sampai Stasiun Palmerah, lalu kembali sebagai KA 1770D (Palmerah–Rangkasbitung).
-
KA 1771D (Rangkasbitung–Tanah Abang): Perjalanan dipotong hanya sampai Stasiun Palmerah, lalu kembali sebagai KA 1772D (Palmerah–Parungpanjang).
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Mohon para pengguna jasa tetap tenang dan selalu mengikuti arahan petugas di stasiun demi keselamatan bersama,” imbau manajemen KAI Commuter.
Situasi Memanas di Sekitar Gedung Parlemen dan Pejompongan
Gangguan operasional transportasi publik ini dipicu oleh eskalasi situasi keamanan di sekitar Gedung DPR/MPR RI. Hingga Kamis malam, massa aksi dilaporkan menyebar ke beberapa titik vital.
Sebagian massa sempat menerobos pagar pembatas dan masuk ke jalur Tol Dalam Kota di Jalan Gatot Subroto.
Aparat keamanan menembakkan gas air mata dan menggunakan armada water cannon untuk mengurai kerumunan di depan gerbang DPR, yang membuat massa berlarian menyebar ke kawasan Pejompongan.
Dua unit sepeda motor dilaporkan dibakar di sekitar Pos Polisi Pejompongan, Jalan Pejompongan Raya, Jakarta Pusat.
Kerawanan di sepanjang perlintasan rel serta pergerakan massa di kawasan Pejompongan–Palmerah tersebut menjadi pertimbangan utama KAI Commuter untuk menunda penuh keberangkatan kereta menuju Stasiun Tanah Abang hingga situasi di lapangan benar-benar kondusif.



