JAKARTA – Liverpool menutup bursa transfer musim panas 2026 dengan mendatangkan Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain dalam kesepakatan bernilai hingga £123 juta atau sekitar Rp2,94 triliun.
Transfer tersebut menjadikan Barcola sebagai pembelian termahal kedua Liverpool setelah Alexander Isak, sekaligus menjadi taruhan besar bagi era baru bersama Andoni Iraola.
Mengutip Liverpool.com, Jumat (4/9/2026), kedatangan Barcola memang memperkuat lini serang, tetapi keputusan Liverpool tidak menyentuh seluruh titik lemah yang terlihat sejak musim lalu.
Iraola bahkan seolah sudah mengetahui pertanyaan yang akan muncul ketika wartawan membahas aktivitas Liverpool di bursa transfer.
“Apakah Anda masih menginginkan pemain baru di posisi lain?” menjadi pertanyaan yang diperkirakan akan terus mengiringi perjalanan Liverpool musim ini.
Iraola mengatakan dirinya puas dengan para pemain yang berhasil direkrut dan menilai klub telah memilih transfer yang benar-benar dianggap mampu meningkatkan kualitas tim.
Menurut Iraola, beberapa peluang transfer lain sengaja tidak diambil karena pertimbangan teknis maupun ekonomi yang dinilai kurang masuk akal bagi Liverpool.
Pelatih asal Spanyol itu juga menegaskan bahwa sekarang bukan lagi waktunya membicarakan pemain yang gagal didatangkan, melainkan memaksimalkan skuad yang tersedia.
“Saya sangat senang dengan semua pemain yang kami rekrut,” ujar Iraola, sambil menegaskan bahwa Liverpool kini memiliki kualitas yang cukup untuk bersaing.
Namun, keputusan tersebut tetap menyisakan tanda tanya karena kebutuhan di sejumlah posisi belum sepenuhnya terjawab setelah bursa transfer ditutup.
Barcola memang memberikan opsi baru di sektor sayap, tetapi Liverpool masih menghadapi persoalan keseimbangan skuad, terutama pada sisi kanan dan kedalaman beberapa posisi.
Liverpool juga memulai Premier League 2026/27 dengan dua hasil imbang 2-2 melawan Newcastle United dan Nottingham Forest, sehingga tekanan terhadap Iraola langsung meningkat.
Situasi itu membuat pertandingan berikutnya menjadi penting karena Liverpool masih memburu kemenangan pertama bersama Iraola pada awal musim kompetisi.
Barcola sendiri berpeluang menjalani debut ketika Liverpool menghadapi Ipswich Town setelah berlatih bersama rekan-rekan barunya di AXA Training Centre.
Iraola mengakui Barcola berada dalam kondisi bagus, tetapi keputusan untuk langsung memainkannya sebagai starter harus mempertimbangkan minimnya menit bermain sang winger pada laga pramusim.
Di sisi lain, Liverpool sebenarnya telah mengeluarkan investasi besar pada musim panas setelah melakukan perubahan besar dalam skuad dan mengganti Arne Slot dengan Iraola.
Karena itu, keberhasilan Barcola tidak hanya akan diukur dari jumlah gol dan assist, tetapi juga kemampuannya menjawab kebutuhan taktik Liverpool.
Risiko terbesar Liverpool justru terletak pada kemungkinan munculnya kembali masalah lama ketika jadwal semakin padat dan cedera mulai menguji kedalaman skuad.
Iraola kini mendapat tugas berat untuk membuktikan bahwa keputusan transfer Liverpool sudah tepat, terutama setelah klub memilih tidak mengejar seluruh target yang sempat dikaitkan.
Dengan bursa transfer telah berakhir, perdebatan mengenai siapa yang tidak datang akan segera bergeser menjadi pertanyaan tentang seberapa jauh Iraola mampu mengoptimalkan pemain yang tersedia.
Kondisi Terkini Liverpool
Liverpool belum meraih kemenangan di dua pertandingan awal Premier League dan akan menghadapi Ipswich Town dalam upaya mendapatkan tiga poin pertama musim ini.
Barcola menjadi tambahan paling mencolok setelah Liverpool mengamankan transfernya dari PSG dengan nilai awal sekitar £106 juta atau Rp2,53 triliun, ditambah bonus.
Dengan potensi nilai akhir mencapai £123 juta atau sekitar Rp2,94 triliun, tekanan terhadap Barcola dan Iraola pun otomatis menjadi sangat besar.***