Kontingen Indonesia yang akan berlaga pada Asian Games 2026 secara resmi dikukuhkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir serta dilepas langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Rabu (8/9/2026).
Kepastian jadwal seremoni pelepasan tersebut diungkapkan oleh salah satu pengurus cabang olahraga nasional, Yon Mardiono, melalui unggahan dokumen resmi surat undangan pelepasan.
Berdasarkan dokumen yang ditandatangani Menpora Erick Thohir, prosesi pengukuhan atlet digelar terlebih dahulu di Wisma Kemenpora pada pukul 11.00 WIB. Selanjutnya, Presiden Prabowo Subianto menerima langsung para Duta Olahraga Bangsa di Istana Negara Jakarta pada pukul 15.00 WIB untuk melepas keberangkatan mereka secara resmi.
Menanti Kejutan Nominal Bonus dari Presiden
Momen pelepasan di Istana Negara kerap menjadi dorongan moril krusial bagi para atlet. Dalam seremoni ini, Presiden biasanya mengumumkan secara resmi besaran nilai bonus tunai yang disiapkan pemerintah bagi peraih medali emas, perak, maupun perunggu, baik kategori individu maupun beregu.
Dukungan penuh ini turut disambut optimistis oleh jajaran pelatih dan pengurus cabor di tanah air.
“Semoga acara ini menjadi motivasi besar bagi atlet-atlet tenis meja Indonesia untuk terus berjuang, mengharumkan nama bangsa, dan membawa pulang prestasi terbaik di kancah Asia,” tulis Yon Mardiono dalam keterangannya.
“Terima kasih kepada seluruh pelatih dan klub pembinaan yang tak pernah lelah mencetak generasi atlet berprestasi. Mari kita dukung bersama perjalanan mereka menuju Asian Games!” lanjutnya.
Misi Mengamankan Minimal 4 Medali Emas
Berdasarkan data Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Kontingen Garuda kali ini mengutus sebanyak 432 atlet dari 35 cabang olahraga, dengan didampingi oleh 148 pelatih dan 32 personel pendamping.
Pemerintah dan NOC menetapkan target realistis berupa raihan minimal empat medali emas. Lumbung emas utama Indonesia diproyeksikan bersumber dari tiga cabor unggulan: angkat besi, bulu tangkis, dan panjat tebing.
Kendati demikian, peluang untuk melampaui target terbuka lebar. Pada edisi Asian Games sebelumnya, Indonesia berhasil menyabet tujuh medali emas dan finis di peringkat ke-13 klasemen akhir.
Pesta olahraga terbesar se-Asia ini dijadwalkan dibuka secara resmi pada 19 September dan berlangsung hingga 4 Oktober 2026. Saat ini seluruh atlet tengah mematangkan persiapan akhir demi mengibarkan Sang Saka Merah Putih di panggung tertinggi Asia.