JAKARTA – Cristiano Ronaldo berpeluang mendapat sumber pemasukan baru dari popularitas digitalnya setelah Liga Arab Saudi meluncurkan skema distribusi streaming internasional.
Program bernama “Share and Earn” itu memungkinkan pemain dan kreator konten membagikan tautan resmi pertandingan Saudi Pro League melalui akun mereka.
Mengutip laporan The Independent, Kamis, setiap tautan yang menghasilkan transaksi dapat memberikan bagian pendapatan kepada pemain atau kreator yang mempromosikannya.
Skema tersebut menjadi bagian dari strategi baru Saudi Pro League untuk memperluas jangkauan kompetisi melalui jejaring pemain, klub, kreator, dan platform digital.
Ronaldo menjadi salah satu figur yang berpotensi mendapat manfaat besar karena memiliki lebih dari satu miliar pengikut di berbagai platform media sosial.
Dengan basis pengikut sebesar itu, setiap promosi pertandingan yang menghasilkan pembelian berpotensi membuka aliran pendapatan tambahan bagi kapten Al Nassr tersebut.
Namun, Liga Arab Saudi tidak mengungkap besaran persentase pendapatan yang akan diterima Ronaldo atau peserta lain dalam program tersebut.
Dalam skema ini, pengguna yang mengeklik tautan pertandingan akan diarahkan menuju layanan streaming yang dikelola oleh Saudi Pro League.
Pertandingan tertentu dapat ditonton melalui sistem bayar per tayang atau akses gratis yang didukung sponsor dengan mekanisme tertentu.
Model tersebut mulai diterapkan di 16 wilayah internasional, termasuk Inggris, Irlandia, Kanada, Korea Selatan, Selandia Baru, Swedia, Norwegia, dan Denmark.
Selain membagikan tautan, sejumlah penerbit dan platform yang mendapat persetujuan juga dapat menayangkan siaran langsung serta tayangan ulang pertandingan.
Siaran tersebut nantinya dapat ditanam langsung ke platform mitra sehingga penonton tidak selalu harus berpindah ke layanan milik liga.
Saudi Pro League menyebut pendekatan itu sebagai upaya menyesuaikan distribusi sepak bola dengan perubahan perilaku penonton di era ekonomi kreator.
CEO Saudi Pro League Omar Mugharbel mengatakan cara penggemar menemukan dan menikmati olahraga sedang mengalami perubahan cepat.
“Cara orang menemukan, menikmati, dan berinteraksi dengan olahraga berubah dengan cepat.”
Mugharbel menilai penggemar kini semakin terhubung dengan kompetisi, klub, dan pemain melalui platform digital serta komunitas yang mereka percaya.
“Penggemar semakin terhubung dengan kompetisi, klub, dan pemain melalui platform digital serta kreator dan komunitas yang mereka percaya.”
Menurutnya, perkembangan teknologi memungkinkan hubungan antara pemegang hak siar dan penonton diperluas melalui jaringan mitra yang lebih besar.
“Perkembangan teknologi dan pertumbuhan ekonomi kreator memberi kami peluang untuk menambah dimensi baru dalam hubungan tersebut.”
Ia menambahkan, model tersebut memungkinkan pemain, klub, kreator, serta mitra distribusi ikut berperan dalam memperluas pasar internasional Saudi Pro League.
“Dengan mendemokratisasi akses dan distribusi, kami dapat mendekatkan sepak bola RSL kepada penggemar internasional.”
Bagi Ronaldo, peluang tersebut datang ketika namanya masih menjadi salah satu magnet utama kompetisi sepak bola Arab Saudi.
Ronaldo bergabung dengan Al Nassr pada 2022 dan kemudian memperpanjang kontraknya hingga 2027.
Karena itu, informasi bahwa musim berjalan bisa menjadi periode terakhirnya sebelum pensiun perlu dibaca hati-hati karena kontraknya bersama Al Nassr masih berlaku hingga 2027.
Di luar lapangan, pengaruh digital Ronaldo juga terus menjadi aset penting bagi ekosistem komersial sepak bola Arab Saudi.
Model Share and Earn pada akhirnya bukan sekadar cara baru menjual tayangan pertandingan, tetapi juga menghubungkan popularitas pemain dengan distribusi dan monetisasi konten.
Jika diterapkan secara luas, pola tersebut dapat mengubah cara liga sepak bola menjangkau penonton internasional sekaligus membagi pendapatan dari konsumsi digital.***