George Russell melanjutkan tren positifnya pada sesi latihan bebas kedua (FP2) F1 Grand Prix Azerbaijan di Sirkuit Kota Baku. Pembalap asal Inggris tersebut tampil tak tertandingi dan kembali memimpin tabel waktu tercepat usai menguasai sesi pertama sebelumnya.
Russell mencatatkan waktu terbaik untuk menjadi tolok ukur bagi para pesaingnya. Pembalap Mercedes berusia 28 tahun itu mengungguli rekan setimnya sekaligus rival utamanya dalam perburuan gelar juara dunia, Andrea Kimi Antonelli, dengan keunggulan telak 0,552 detik.
Antonelli harus bekerja ekstra keras mengejar ketertinggalan setelah mobilnya sempat mogok pada sesi FP1 yang membuatnya kehilangan waktu berharga di lintasan.
Sementara itu, pesaing terdekat Mercedes datang dari Red Bull lewat juara dunia empat kali, Max Verstappen. Namun, Verstappen masih tertinggal cukup jauh di posisi ketiga dengan selisih waktu hingga 0,827 detik dari Russell.
Hasil yang lebih sulit menimpa kubu Ferrari. Charles Leclerc dan Lewis Hamilton masing-masing harus puas bertengger di posisi keempat dan kelima dengan jarak waktu di atas satu detik dari pembalap terdepan.
“Sesi FP2 di Sirkuit Baku menyajikan dominasi kuat dari Mercedes, sementara tim pesaing utama seperti Ferrari dan McLaren masih berjuang menemukan ritme terbaiknya.”
Insiden Keras Lindblad hingga Ancaman Sanksi Hamilton
Lando Norris yang membalap untuk McLaren mengamankan posisi keenam dengan selisih 1,6 detik, setelah terpaksa membatalkan putaran terbaiknya padahal sempat mencatatkan waktu tercepat di sektor pertama. Pierre Gasly dari Alpine menyelinap di posisi ketujuh, memisahkan Norris dari Oscar Piastri di urutan kedelapan. Posisi sembilan dan sepuluh masing-masing diisi oleh Isack Hadjar (Red Bull) dan Esteban Ocon (Haas).
Sesi latihan ini sempat diwarnai penghentian sementara (red flag) akibat kecelakaan keras yang dialami pembalap pemula (rookie) Racing Bulls, Arvid Lindblad. Mobil yang dikemudikannya menghantam dinding pembatas di Tikungan 8—area sempit menjelang sektor Castle—hingga mengalami kerusakan parah.
Drama tak berhenti di situ. Rekan setim Lindblad, Liam Lawson, meluapkan kekesalannya kepada Lewis Hamilton di radio tim. Lawson mengkritik gaya mengemudi Hamilton yang dinilainya berbahaya karena melaju lambat di area tikungan cepat sebelum garis lurus utama. Atas insiden tersebut, pihak stewards FIA mengonfirmasi akan melakukan investigasi terhadap Hamilton usai sesi berakhir.
Masalah teknis juga membayangi tim lain. Jet darat Haas milik Ollie Bearman mendadak mati saat sesi tersisa 30 menit. Di kubu Aston Martin, Fernando Alonso hanya bisa tertahan di garasi akibat dugaan kebocoran oli pada mesin Honda miliknya. Nasib kurang beruntung ini memastikan Alonso dan rekan setimnya, Lance Stroll, bakal mengawali balapan dari barisan paling belakang akibat perombakan komponen mesin baru.