Grup musik Juicy Luicy dipastikan batal memeriahkan panggung hiburan ajang balap dunia Pertamina MotoGP Mandalika 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober mendatang.
Keputusan tegas tersebut dikonfirmasi langsung oleh Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) sekaligus Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia, Troy Reza Warokka, Jumat (25/9/2026).
Troy menjelaskan bahwa pihak penyelenggara telah melakukan penyesuaian ulang terhadap jajaran artis (lineup) yang bakal menghibur para penonton di Pertamina Mandalika International Circuit. Sebagai gantinya, ITDC resmi memboyong band papan atas tanah air, Ungu.
“Memang ada perubahan susunan performers. Judika tetap tampil, lalu ada Tipe-X, Happy Asmara, hingga DJ Rim. Namun untuk Juicy Luicy, penampilannya resmi kami batalkan dan digantikan oleh Ungu,” ujar Troy dalam keterangan resminya.
Alasan ITDC: Menjaga Citra Ajang Internasional
Penyesuaian susunan pengisi acara ini disebut sebagai langkah strategis untuk merespons dinamika publik serta menjaga kelas gelaran yang mengusung konsep sport tourism berstandar global.
“Ajang ini sangat identik dengan pergelaran internasional. Musik menjadi elemen penunjang penting untuk kesuksesan MotoGP. Merespons perkembangan yang ada, kami memutuskan mengganti Juicy Luicy dengan Ungu. Secara komposisi, jajaran pengisi acara saat ini sudah sangat solid,” tegas Troy.
Efek Domino Polemik Konser di Batam
Pencoretan Juicy Luicy dari ajang MotoGP Mandalika menambah panjang daftar pembatalan manggung grup pelantun tembang pop tersebut. Gelombang sorotan tajam bermula saat Juicy Luicy secara mendadak membatalkan penampilannya di ajang XYZ Liveground Batam pada awal September 2026 akibat perselisihan kelebihan bagasi (overbaggage) pesawat dengan pihak penyelenggara.
Insiden pembatalan sepihak yang memicu kekecewaan penggemar itu berbuntut panjang pada kepercayaan promotor lain. Sebelum terdepak dari ajang MotoGP Mandalika, nama Juicy Luicy juga telah dicoret dari daftar pengisi acara festival Syalala Land 2026 yang rencananya digelar di Cirebon dan Purwokerto.