JAKARTA β Jannik Sinner dipastikan kembali absen saat Shanghai Masters 2026 setelah cedera lutut membuat petenis nomor satu dunia itu belum bisa kembali bertanding.
Keputusan tersebut memperpanjang masa pemulihan Sinner yang terakhir kali tampil saat mengalahkan Alexander Zverev pada final Wimbledon, 12 Juli 2026.
Mengutip Tennis365, Sabtu (3/10/2026), setelah Wimbledon, Sinner sebelumnya melewatkan Masters 1000 di Montreal dan Cincinnati sebelum menarik diri dari US Open 2026.
Petenis Italia itu juga telah mengundurkan diri dari China Open di Beijing yang berstatus sebagai turnamen tempatnya menjadi juara bertahan.
Kini, Sinner memastikan dirinya tidak akan tampil di Shanghai Masters yang dijadwalkan berlangsung 7-18 Oktober 2026.
Keputusan tersebut sekaligus membuat Sinner melewatkan seluruh rangkaian tur Asia musim 2026 tanpa memastikan jadwal pasti untuk kembali ke lapangan.
Melalui unggahan di Instagram, Sinner menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemarnya di Shanghai.
βSayangnya, saya tidak akan bisa bermain di Rolex Shanghai Masters tahun ini seperti yang saya harapkan.β
Sinner mengaku selalu menikmati kesempatan bermain di hadapan penggemar Shanghai dan kecewa karena tidak dapat tampil pada pekan depan.
βSaya selalu menikmati bermain di depan para penggemar Shanghai dan sangat menyesal tidak dapat melakukannya pekan depan.β
Ia kemudian berterima kasih atas dukungan penggemar dan berharap dapat kembali bertemu mereka pada turnamen tahun depan.
βTerima kasih atas semua dukungan kalian, dan saya berharap dapat bertemu kembali tahun depan!β
Sinner memiliki kenangan kuat di Shanghai setelah merebut gelar 2024 dengan mengalahkan Novak Djokovic pada partai final.
Namun, pada edisi 2025, langkah Sinner terhenti setelah ia harus mundur ketika menghadapi Tallon Griekspoor pada pertandingan babak ketiga.
Musim 2026 sebenarnya menjadi periode luar biasa bagi Sinner dengan lima gelar Masters 1000 yang diraih di Indian Wells, Miami, Monte Carlo, Madrid, dan Roma.
Rangkaian tersebut membuat Sinner mencatat sejarah sebagai petenis pertama yang memenangi lima turnamen Masters 1000 pertama dalam satu musim.
Gelar Italia Open juga melengkapi koleksi Sinner di sembilan turnamen Masters 1000 dan membuatnya meraih career Golden Masters.
Kini perhatian tertuju pada kemungkinan kembalinya Sinner ke kompetisi setelah rangkaian panjang absensi akibat cedera lutut.
Turnamen berikutnya yang terjadwal bagi Sinner adalah Vienna Open, ATP 500 lapangan keras indoor yang dimulai 24 Oktober 2026.
Sinner memiliki catatan apik di Wina karena pernah menjadi juara pada 2023 dan 2025.
Ia juga masih berpeluang tampil pada Paris Masters yang menjadi turnamen Masters 1000 terakhir dalam kalender ATP 2026.***