JAKARTA β Viktor Gyokeres mencatat sejarah baru di Nations League setelah menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam enam laga beruntun.
Rekor itu tercipta ketika Gyokeres membawa Swedia unggul lebih dulu saat menghadapi Bosnia dan Herzegovina di Zenica, Sabtu (3/10/2026).
Penyerang Arsenal tersebut mencetak gol ketiganya dalam tiga pertandingan terakhir bersama tim nasional Swedia.
Namun, keunggulan Swedia sirna setelah Kerim Alajbegovic mencetak gol penyama kedudukan pada penghujung pertandingan.
Hasil imbang 1-1 membuat Swedia tetap berada di puncak Grup B4, tetapi Gyokeres mengaku kecewa karena timnya gagal mengamankan kemenangan.
Performa Gyokeres bersama Swedia juga berbanding terbalik dengan situasinya di Arsenal yang belum banyak memberinya kesempatan bermain.
Penyerang berusia 28 tahun itu baru mengumpulkan 29 menit penampilan di Premier League bersama Arsenal musim ini.
Sebelum pertandingan melawan Bosnia, Gyokeres menyamai rekor Benjamin Sesko dan Aleksandar Mitrovic yang sebelumnya sama-sama mencetak gol dalam lima laga Nations League berturut-turut.
Golnya ke gawang Bosnia kemudian membuat Gyokeres melewati catatan kedua pemain tersebut sekaligus menciptakan rekor baru dalam kompetisi UEFA Nations League.
βIni rekor yang bagus dan saya masih bisa terus memecahkannya,β kata Gyokeres seusai pertandingan seperti dilansir Metro.
Gyokeres berpeluang memperpanjang rekornya menjadi tujuh pertandingan berturut-turut saat Swedia menghadapi Romania pada Senin.
Meski mencetak gol bersejarah, Gyokeres tetap merasa hasil pertandingan melawan Bosnia mengecewakan karena Swedia seharusnya mampu mempertahankan keunggulan.
Ia bahkan sempat mencetak gol kedua, tetapi VAR menganulirnya setelah bola dinilai mengenai tangannya dalam proses terjadinya gol.
βRasanya mengecewakan,β ujar Gyokeres ketika membahas keputusan tersebut.
βSaya merasakannya, tetapi sulit ketika tidak ada banyak hal yang bisa membantu, apakah bola sedikit menyentuh tangan saya atau tidak,β katanya.
βIni tentu sulit karena gol itu akan menjadi gol yang bagus,β lanjutnya.
Gyokeres juga menilai Swedia kehilangan kesempatan penting untuk mengamankan kemenangan dan menjaga gawang tetap tidak kebobolan.
βSulit bagi kami untuk tidak memenangkan pertandingan dan menjaga clean sheet,β tuturnya.
βNamun, dari sisi permainan, saya pikir kami tampil sangat baik hari ini dan seharusnya bisa merasa senang dengan penampilan tersebut,β katanya.
βTetapi hasil ini terasa berat karena kami seharusnya menang,β ujar Gyokeres.
Gyokeres kini telah mengoleksi 24 gol dari 40 penampilan bersama tim nasional Swedia.
Setelah menyelesaikan pertandingan melawan Romania, Gyokeres akan kembali ke London untuk bergabung dengan Arsenal.
Arsenal dijadwalkan menghadapi Leeds United pada akhir pekan berikutnya dalam lanjutan kompetisi domestik.
Gyokeres berpeluang mendapat kesempatan bermain lebih banyak karena Kai Havertz diperkirakan absen setelah mengalami cedera saat memperkuat Jerman.***