JAKARTA – Bayern Munich menghadapi persoalan baru dalam upaya mengamankan masa depan Michael Olise di Allianz Arena.
Olise masih terikat kontrak bersama Bayern hingga 2029, tetapi klub ingin memperpanjang masa baktinya hingga 2032.
Rencana tersebut disiapkan setelah performa Olise membuatnya menjadi salah satu pemain paling berharga di Bundesliga.
Menurut laporan BILD, seperti dilansir Bayern Strikes, Selasa, negosiasi perpanjangan kontrak Olise belum memasuki tahap konkret pada awal Oktober 2026.
Kondisi itu membuat Bayern mulai waspada karena Olise belum memberikan sinyal tegas mengenai komitmen jangka panjangnya.
Salah satu persoalan utama adalah keinginan Olise memasukkan klausul pelepasan dalam kontrak barunya.
Klausul tersebut memungkinkan Olise meninggalkan Bayern jika klub peminat memenuhi nilai transfer yang telah disepakati.
Bayern tentu menginginkan nilai klausul setinggi mungkin agar tidak mudah kehilangan pemain andalannya.
Sebaliknya, pihak Olise diyakini menginginkan angka yang tetap realistis jika peluang pindah klub besar datang.
Angka sekitar €200 juta yang beredar setara sekitar Rp4,03 triliun berdasarkan kurs jual BI Rp20.174,57 per euro pada 6 Oktober 2026.
Sebagai pembanding, klausul €1 miliar yang pernah digunakan sejumlah klub elite setara sekitar Rp20,17 triliun dengan kurs tersebut.
Bayern dinilai sulit menerima klausul rendah karena situasi itu dapat membuka jalan lebih mudah bagi klub raksasa Eropa.
Real Madrid disebut menjadi salah satu klub yang terus dikaitkan dengan kemungkinan kepindahan pemain asal Prancis tersebut.
Liverpool juga dikabarkan masih memantau situasi Olise menjelang perkembangan baru bursa transfer.
Performa Olise semakin memperkuat alasan Bayern ingin segera mengikatnya dengan kesepakatan baru.
Bintang Prancis itu disebut tampil impresif sejak awal musim dan semakin meningkatkan daya tariknya di pasar transfer.
Bayern juga dikabarkan siap menawarkan kontrak bernilai besar agar Olise masuk kelompok pemain dengan bayaran tertinggi klub.
Namun, permintaan klausul pelepasan membuat pembicaraan tersebut berpotensi berlangsung panjang dan rumit.
Manajemen Bayern disebut telah memberikan waktu hingga musim panas mendatang bagi Olise untuk menentukan sikap.
Olise sebelumnya memang pernah memiliki pengalaman dengan klausul pelepasan ketika masih memperkuat Crystal Palace.
Model serupa juga disebut terdapat dalam kontrak sejumlah pemain Bayern, termasuk Harry Kane dan Jamal Musiala.
Bayern kini harus menemukan formula yang dapat membuat Olise bertahan tanpa kehilangan kendali atas masa depannya.
Jika kesepakatan gagal tercapai, ketertarikan Real Madrid dan klub besar lain berpotensi membuat persaingan mendapatkan Olise semakin panas.
Untuk saat ini, belum ada keputusan final dan kedua pihak masih memiliki waktu untuk mencari titik temu.***