Pabrikan otomotif Chery akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait insiden as roda belakang Chery Omoda 5 yang terlepas dari bodi kendaraan di Malaysia. Foto dan video yang memperlihatkan unit Omoda 5 berwarna hitam terdampar dengan roda belakang terlepas viral di media sosial.
Dalam rekam jejak visual yang beredar, bagian pintu belakang kanan SUV tersebut tampak penyok, disertai keberadaan sebuah sepeda motor di belakang mobil. Meski demikian, belum dipastikan apakah insiden tersebut dipicu kecelakaan lalu lintas atau murni kegagalan teknis komponen.
Merespons gejolak publik, PT Chery Sales Indonesia menyatakan bahwa proses investigasi menyeluruh tengah dilakukan oleh Chery Malaysia untuk mengungkap akar penyebab masalah.
“Menanggapi perhatian publik terkait insiden pada OMODA 5 di Malaysia, Chery Indonesia terus memantau perkembangan situasi. Saat ini, Chery Malaysia tengah melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui kronologi dan penyebab kejadian, sementara Chery Indonesia terus berkoordinasi untuk memastikan langkah antisipasi yang diperlukan di Indonesia,” tulis Chery dalam keterangan resminya, Kamis (8/10/2026).
Bukan Kasus Pertama: Pernah Recall Ratusan Unit
Permasalahan pada komponen gandar belakang (rear axle) ini bukanlah kali pertama menerpa Omoda 5. Kasus as roda patah pernah menghebohkan pengguna pada 2024 lalu.
Kala itu, Chery Auto Malaysia melakukan tindakan recall atau penarikan kembali secara massal terhadap 600 unit Omoda 5 yang diindikasikan berpotensi mengalami masalah serupa akibat aktivitas peningkatan fasilitas di pabrik vendor suku cadang. Langkah tersebut disusul penggantian komponen secara penuh dan serangkaian pengujian kontrol kualitas.
Guna menjaga keamanan pengguna di Indonesia, produsen asal Tiongkok ini mengimbau seluruh pemilik kendaraan untuk tetap disiplin melakukan perawatan berkala.
“Kami mengimbau konsumen untuk tetap melakukan pemeriksaan kendaraan secara rutin di bengkel resmi Chery guna memastikan kendaraan selalu berada dalam kondisi optimal,” tutup pernyataan tersebut.