Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan kerja resmi Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB), António Guterres, di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Berdasarkan keterangan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Prabowo menyambut langsung Guterres sesaat setelah kendaraan pimpinan badan dunia tersebut tiba di lokasi. Suasana penyambutan berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan kedekatan hubungan diplomatik kedua pemimpin.
Presiden Prabowo dan Sekjen Guterres kemudian berjalan berdampingan menuju pendopo utama untuk sesi foto bersama. Penyambutan kian bermakna saat anak-anak berbusana adat dari berbagai daerah di Indonesia menyapa hangat kedatangan pimpinan tertinggi PBB tersebut.
Penguatan Diplomasi Multilateral dan Isu Strategis Global
Usai prosesi penyambutan budaya, Presiden Prabowo dan Sekjen Guterres memimpin pertemuan bilateral yang diikuti oleh delegasi masing-masing negara dan badan dunia.
Pertemuan tingkat tinggi ini berfokus pada pembahasan sejumlah agenda strategis, termasuk penajaman komunikasi multilateral guna merespons dinamika serta krisis keamanan global saat ini.
Forum ini menjadi tonggak penting dalam memperkokoh kemitraan strategis antara Indonesia dan PBB, sekaligus mengukuhkan komitmen bersama terhadap:
-
Perdamaian dan Stabilitas Dunia: Menolak pendekatan unilateralism dan mengedepankan dialog inklusif.
-
Penyelesaian Krisis Global: Mendorong resolusi konflik internasional lewat saluran hukum dan tata kelola hukum internasional.
-
Penguatan Peran Indonesia: Menegaskan posisi Indonesia sebagai jembatan diplomasi (bridge builder) di kancah multilateral.
Kelanjutan Pertemuan Penting di New York
Pertemuan di Hambalang ini merupakan kelanjutan dari dialog intensif antara kedua tokoh. Sebelumnya, Presiden Prabowo dan Sekjen Guterres sempat menggelar pertemuan bilateral di Gedung Sekretariat PBB, New York, Amerika Serikat, pada September 2025 usai KTT Internasional untuk Penyelesaian Damai Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara (Two-State Solution).
Jejak dialog yang berkesinambungan—mulai dari forum internasional di Rio de Janeiro dan New York hingga suasana hangat di Hambalang—mencerminkan peran vital Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo dalam mengawal agenda-agenda kemanusiaan dan perdamaian dunia bersama PBB.