JAKARTA – Karier Muhammad Alfharezzi Buffon sering kali dianggap mulus, namun sedikit yang tahu bahwa ia harus melalui berbagai tantangan besar, termasuk tiga kali gagal dalam seleksi timnas. Perjuangannya untuk mencapai titik ini patut diacungi jempol.
“Saya tiga kali nggak lolos ke timnas. Pertama, waktu persiapan AFF yang angkatan coach Bima Sakti yang juara itu (Piala AFF U-16 2022). Saya nggak lolos seleksi gelombang pertama pas kena COVID-19, jadi nggak bisa datang. Terus coach Bima kasih kesempatan lagi, akhirnya dipanggil dan bisa. Itu pemanggilan kedua ke timnas. Tapi ya itu, nggak rezeki. Saya sedih. Orang tua bilang jangan patah semangat,” ujar Buffon dalam wawancara dengan YouTube PODSEA SEA Today yang dipandu Valentino Simanjuntak baru-baru ini.
Selain itu, Buffon juga mengalami kegagalan dalam seleksi untuk tim yang dipersiapkan menuju Piala Dunia U-17 2023. “Yang terakhir, yang benar-benar sudah tersisa puluhan pemain yang persiapan Piala Dunia U-17 yang kami jadi tuan rumah. Jadi saat mau TC ke Jerman, itu kan harus sudah dibawa benar-benar fix 23 pemain,” tambahnya.
Namun, perjalanan Buffon tak berhenti begitu saja. Beberapa waktu setelah kegagalan tersebut, pelatih Bima Sakti memberikan kesempatan lagi. “Coach Bima bilang, kalian bukannya nggak bagus tapi harus tingkatkan lagi. Ke U-19 mungkin bisa. Karena coach Bima bilang begitu, ya sudah harus terima keputusan,” ujar Buffon yang merupakan lulusan Akademi Bina Sentra Cirebon.
Tidak berlarut-larut dalam kekecewaan, Buffon fokus meningkatkan kemampuan dan penampilannya bersama klub, Borneo FC. “Coach Pieter Huistra bilang banyak belajar saja dari senior. Jadi saya nggak pernah mikirin ke timnas dulu. Saya berjuang di klub saja. Akhirnya, waktu itu ada EPA U-20. Terus Borneo masuk semifinal dan nggak disangkan coach Indra Sjafri nonton yang persiapan Piala AFF U-19 2024. Alhamdulillah, akhirnya dipanggil,” cerita Buffon.
Seleksi keempat pun datang, dan kali ini ia berhasil. “Seleksi lagi. Masa harus empat kali gagal, ya saya nggak mau. Itu baru pertama kali saya main di timnas dan langsung juara,” tegasnya dengan percaya diri.
Paska membawa Timnas Indonesia U-19 meraih gelar juara Piala AFF U-19 2024 pada Juli lalu, karier Buffon semakin bersinar. Ia turut menjadi bagian dari skuad yang berhasil membawa Garuda Muda lolos ke Piala Asia U-20 2025.
Tak hanya sukses di level timnas, di klub, Buffon juga menorehkan prestasi. Pada Liga 1 2022/2023, ia tercatat sebagai salah satu dari tiga pemain termuda yang tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, saat usianya baru 16 tahun 8 bulan. Di Liga 1 2023/2024, ia telah tampil sembilan kali dan mencetak satu gol, yang tercipta saat Borneo FC bertemu Madura United di semifinal Championship Series BRI Liga 1 2023/2024.