KALTIM – Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Dhomber mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos untuk mengurangi limbah dan meningkatkan kualitas lahan pertanian di sekitarnya, mendukung ketahanan pangan.
Proses pengolahan pupuk kompos dilakukan menggunakan metode ramah lingkungan, dengan melibatkan aktif para personel Lanud Dhomber. Pupuk yang dihasilkan kemudian digunakan untuk menyuburkan tanah di lahan pertanian yang ada di lingkungan Lanud Dhomber, memastikan keberlanjutan ketahanan pangan bagi keluarga besar TNI AU.
Kepala Dinas Potensi Dirgantara (Dispotdirga) Lanud Dhomber, Mayor Tek Apriyono Prihantoro, S.T., menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya besar untuk mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.
“Dengan memanfaatkan sampah organik menjadi pupuk kompos, kami tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga berkontribusi pada hasil pertanian yang lebih sehat dan lebih produktif,” ungkapnya.
Lebih jauh, program ini juga diharapkan bisa menginspirasi masyarakat sekitar untuk lebih sadar dan peduli terhadap pengelolaan sampah secara lebih bijaksana. Hal ini sekaligus memperlihatkan komitmen Lanud Dhomber dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan menjaga keseimbangan alam.
Ke depan, Lanud Dhomber berencana untuk terus mengembangkan inovasi berbasis lingkungan. Dengan langkah ini, TNI AU berperan penting dalam memperkuat kemandirian pangan yang berkelanjutan serta turut berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat dan ketahanan nasional.
Dengan inisiatif ini, Lanud Dhomber tidak hanya memberikan contoh bagi internal keluarga besar TNI AU, tetapi juga bagi masyarakat luas dalam pengelolaan sampah yang lebih efisien dan bermanfaat untuk keberlanjutan alam dan ketahanan pangan yang lebih kuat.