BANDUNG – Enam perwira TNI Angkatan Udara menerima penghargaan dari PT Pindad atas kontribusi mereka dalam pengembangan bom MK-81 RI Live.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Produksi PT Pindad, Hera Rosmiati, dalam acara yang dihadiri oleh Kadislitbangau Marsma TNI Teguh Dharmawan, M.T., di Auditorium Pindad, Bandung, Selasa (18/2/2025).
Para perwira TNI AU yang menerima penghargaan di antaranya Dandepohar 60 Kolonel Tek Sapta Jengkar P., M.Sc.PSC, Kalab Senamu Dislitbangau Letkol Tek Y. H. Yogaswara, Ph.D., Kalab Jikur Dislitbangau Mayor Tek Handoko, S.T., M.T., serta Lettu Sus Giri Yudo, S.Si.
Mereka dinilai berperan penting dalam berbagai aspek teknis, mulai dari desain, analisis, simulasi, fabrikasi, hingga uji coba dan sertifikasi bom MK-81 RI Live.
Bom MK-81 RI Live merupakan bom tajam standar NATO yang dirancang untuk digunakan oleh pesawat tempur TNI AU.
Uji coba operasionalnya telah dilakukan dengan pesawat EMB-314 Super Tucano dan menunjukkan hasil yang memuaskan. Keberhasilan tersebut menegaskan bahwa bom tersebut telah memenuhi seluruh standar teknis dan siap untuk diproduksi massal.
Kolaborasi erat antara TNI AU dan PT Pindad dalam pengembangan bom MK-81 RI Live menjadi bukti bahwa Indonesia mampu menciptakan alutsista berkualitas tinggi secara mandiri. Keberhasilan ini juga mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat industri pertahanan dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada impor persenjataan.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi para perwira TNI AU dalam pengembangan teknologi pertahanan nasional. Diharapkan, kerja sama ini terus berlanjut dalam proyek strategis lainnya guna memperkuat pertahanan udara Indonesia.