Sebuah era emas di jagat MotoGP resmi mendekati akhir. Setelah delapan musim penuh romansa dan mempersembahkan dua gelar juara dunia kelas utama, Francesco βPeccoβ Bagnaia dipastikan bakal meninggalkan Ducati pada akhir musim 2026 ini.
Kabar ini sebenarnya sudah diprediksi banyak pihak. Ducati disebut-sebut akan segera meresmikan kedatangan si βHiu Katupβ Pedro Acosta sebagai suksesor Bagnaia di tim pabrikan, yang secara otomatis memberi lampu hijau bagi Pecco untuk menyeberang ke rival senegaranya, Aprilia.
Meskipun belum ada hitam di atas putih, Bagnaia santer dikabarkan bakal menggantikan posisi Jorge Martin untuk berduet dengan kompatriotnya, Marco Bezzecchi, di bawah bendera Aprilia.
Angka Fantastis Pecco Bagnaia Bersama Ducati
Musim 2027 mendatang bukan hanya menandai lahirnya regulasi baru mesin 850cc, tetapi juga menjadi babak baru yang ekstrem bagi Pecco yang menghabiskan seluruh karier MotoGP-nya di atas motor Desmosedici.
Sejak bergabung dengan Pramac Ducati pada 2019 lalu promosi ke tim pabrikan Lenovo Ducati pada 2021, Pecco sukses menobatkan diri sebagai pembalap tersukses dalam sejarah Ducati dengan statistik mengerikan yaitu 2 Gelar Juara Dunia MotoGP, 31 Kemenangan Podium Pertama, 63 Total Podium, 28 Kali Pole Position.
Perpisahan Haru Gigi DallβIgna: Siklus Ini Telah Berakhir
General Manager Ducati Corse, Luigi βGigiβ DallβIgna, tidak bisa menyembunyikan rasa emosionalnya saat berbicara mengenai perpisahan dengan pembalap emasnya tersebut. Bagi Gigi, Pecco adalah proyek jangka panjang yang mereka bangun sejak sang pembalap masih sangat muda.
Gigi juga mengakui bahwa melepas pembalap yang sudah seperti keluarga bukanlah perkara mudah bagi jajaran manajemen Borgo Panigale.
βDalam sebuah hubungan, tidak selalu mudah untuk menyadari dan memahami kapan sebuah siklus telah berakhir dan perubahan diperlukan. Ikatan kasih sayang yang menyatukan kami tidak akan berubah, dan itu akan menjadi kunci bagi kami untuk menyelesaikan sisa balapan musim ini dengan hasil yang setinggi-tingginya,β tambah pria berjanggut putih tersebut.
Eksodus Massal Kubu Ducati
Hengkangnya Bagnaia ternyata menjadi bagian dari eksodus massal para pembalap penunggang Ducati di grid MotoGP. Saking penuhnya konstelasi di kubu pabrikan Italia tersebut, beberapa nama besar lain juga bersiap angkat kaki di akhir musim:
-
Fabio di Giannantonio: Kuat dikabarkan bakal membelot dan menyeberang ke tim pabrikan KTM.
-
Alex Marquez: Menyusul langkah Diggia, adik dari Marc Marquez ini juga dirumorkan sedang bersiap merapat ke kubu KTM.
Dengan pergeseran masif ini, peta persaingan MotoGP di era baru 850cc pada tahun 2027 dipastikan akan menjadi musim paling tidak tertebak dalam satu dekade terakhir.