Megabintang legendaris Cristiano Ronaldo akhirnya resmi “pecah telur” di panggung akbar Piala Dunia 2026. Sempat mandul dan dihujani kritik tajam usai Portugal ditahan imbang tanpa gol oleh RD Kongo di laga perdana, CR7 langsung mengamuk pada matchday kedua Grup K, Rabu (24/6/2026).
Menghadapi Uzbekistan, kapten berusia 41 tahun tersebut memborong dua gol sekaligus (brace) untuk membawa Portugal menang mutlak dengan skor telak 5-0.
Tampil penuh sepanjang 90 menit dan melepaskan total lima tembakan berbahaya, Ronaldo langsung didaulat sebagai Man of the Match (Pemain Terbaik). Gol ini sekaligus menajamkan rekor gilanya sebagai satu-satunya pesepak bola dalam sejarah bumi yang mampu mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda.
Sentilan Menohok CR7: “Main Bagus Dipuji, Main Jelek Disuruh Pensiun”
Usai laga, Ronaldo tidak bisa menyembunyikan rasa lega sekaligus emosinya. Ia langsung melempar pesan menohok kepada para pengamat dan netizen yang sempat menyebut eranya telah habis dalam sepekan terakhir.
Pemain berjuluk CR7 itu menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak ambil pusing dengan cemoohan publik, asalkan kritikan tersebut tidak menyerang keharmonisan tim dan pelatih. Bagi pemilik 5 gelar Ballon d’Or ini, pasang-surut opini adalah makanan pokoknya selama dua dekade terakhir.
“Aku sudah terbiasa dengan hal-hal itu selama 23 tahun karierku,” ungkap Ronaldo.
“Ketika aku main bagus, aku dipuji setinggi langit. Tapi begitu aku main buruk, aku langsung dicap sudah habis, lambat, dan disuruh pensiun,” pungkasnya menutup wawancara.
Dengan performa impresif ini, Ronaldo membuktikan bahwa usia hanyalah deretan angka. Ia siap meramaikan bursa top skor Piala Dunia 2026 dan mulai membuntuti rival abadinya, Lionel Messi, yang sudah lebih dulu memimpin di daftar pencetak gol terbanyak.