JAKARTA – Alvaro Arbeloa secara resmi mengumumkan akan mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih Real Madrid usai laga terakhir LaLiga musim ini, menutup periode kepelatihan yang dinilai kurang memuaskan dan sarat dinamika internal.
Keputusan tersebut disampaikan menjelang pertandingan penutup musim melawan Athletic Club yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (24/5/2026) pukul 02.00 WIB yang sekaligus menjadi laga perpisahannya bersama Los Blancos.
Arbeloa sebelumnya ditunjuk sebagai pelatih interim pada Januari lalu menggantikan Xabi Alonso yang diberhentikan manajemen di tengah tekanan hasil buruk tim.
Namun, sepanjang masa kepemimpinannya, Real Madrid gagal meraih satu pun gelar, sementara performa tim dinilai tidak stabil dan kerap diwarnai persoalan di ruang ganti.
Situasi internal tim bahkan disebut memburuk pada paruh kedua musim, termasuk insiden bentrokan dalam sesi latihan yang melibatkan Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde hingga berujung cedera.
Di tengah spekulasi kembalinya Jose Mourinho ke kursi pelatih Madrid, Arbeloa menegaskan dirinya tidak akan menjadi bagian dari staf kepelatihan pelatih asal Portugal tersebut.
“Mourinho memiliki tim pelatih yang sangat solid dan orang-orang kepercayaannya sendiri, jika ia datang ke Madrid, ia akan membawa timnya sendiri,” ujar Arbeloa dilansir India Today.
Ia juga menambahkan, “Tidak ada kemungkinan saya bekerja bersamanya, dan setelah hari Senin saya akan mulai memikirkan langkah selanjutnya dalam karier saya.”
Meski akan meninggalkan posisinya, Arbeloa mengaku masih memiliki keterikatan emosional yang kuat dengan klub yang telah ia bela dalam berbagai peran selama dua dekade.
“Saya berharap ini bukan perpisahan selamanya karena Madrid selalu menjadi rumah bagi saya, saya telah menjadi bagian dari klub ini selama 20 tahun,” kata Arbeloa.
Ia menutup dengan pernyataan penuh ketidakpastian terkait masa depannya di klub tersebut, “Ini akan menjadi pertandingan terakhir saya musim ini sebagai pelatih Real Madrid, tetapi saya tidak tahu apakah ini akan menjadi yang terakhir dalam hidup saya bersama Madrid.”***