JAKARTA – Mantan maestro lini tengah Andres Iniesta dikabarkan akan segera memulai perjalanan baru di dunia sepak bola sebagai pelatih setelah resmi pensiun sebagai pemain profesional pada 2024.
Eks gelandang kreatif FC Barcelona itu disebut telah mencapai kesepakatan untuk menangani klub asal Dubai, Gulf United, yang akan menjadi pengalaman pertamanya duduk di kursi pelatih utama.
Informasi tersebut mencuat setelah jurnalis transfer ternama Fabrizio Romano melaporkan bahwa proses negosiasi antara Iniesta dan klub berlangsung positif hingga mencapai kata sepakat.
Keputusan ini menjadi langkah penting dalam transformasi karier sang legenda Spanyol yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu gelandang paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola modern.
Setelah mengakhiri karier panjang penuh trofi, Iniesta memang telah beberapa kali menyampaikan ambisinya untuk tetap berada di dunia sepak bola melalui jalur kepelatihan.
Pria yang identik dengan nomor punggung delapan itu bahkan tidak menutupi keinginannya untuk suatu hari kembali ke Barcelona dalam peran yang berbeda.
Dalam pernyataannya beberapa waktu lalu, Iniesta mengaku tengah menyelesaikan lisensi kepelatihan Pro yang menjadi syarat utama untuk melatih di level profesional.
“Rencana saya adalah segera mulai melatih. Saya masih membutuhkan lisensi Pro, yang saat ini sedang saya selesaikan di Asia,” ungkapnya awal tahun dilansir SB Nation, Sabtu (23/5/2026).
Ia menjelaskan bahwa proses belajar sebagai pelatih membuatnya melihat pertandingan dengan perspektif yang jauh berbeda dibanding saat masih aktif bermain.
Menurut Iniesta, sepak bola modern tidak lagi hanya soal kemampuan individu, tetapi juga tentang bagaimana seorang pelatih mampu memahami karakter pemain dan membangun sistem permainan yang efektif.
“Sebagai pelatih, Anda melihat sepak bola dengan sudut pandang berbeda, dan yang terpenting adalah memahami pemain serta memiliki fleksibilitas dalam menghadapi situasi,” tambahnya.
Legenda Timnas Spanyol itu menilai seorang pelatih wajib memiliki identitas taktik yang jelas, namun tetap fleksibel menghadapi berbagai situasi di lapangan.
Pengalaman panjang bermain di level tertinggi bersama Barcelona dan Timnas Spanyol diyakini menjadi modal besar bagi Iniesta untuk memulai karier barunya dari kawasan Timur Tengah.
Selama menjadi pemain, Iniesta dikenal sebagai otak permainan Barcelona dalam era kejayaan bersama nama-nama besar seperti Lionel Messi, Xavi Hernandez, dan Sergio Busquets.
Ia juga menjadi sosok penting ketika Spanyol menjuarai 2010 FIFA World Cup lewat gol bersejarah di partai final.
Kini, publik sepak bola menantikan bagaimana gaya bermain khas tiki-taka dan filosofi penguasaan bola ala Barcelona akan diterapkan Iniesta dalam petualangan pertamanya sebagai pelatih.
Jika resmi diumumkan, langkah ini bisa menjadi awal perjalanan panjang Iniesta menuju level elite kepelatihan dunia di masa mendatang.***


