JAKARTA – Ariana Grande membuka tur dunia terbarunya, Eternal Sunshine Tour, di Oakland Arena, Sabtu (6/6/2026), dengan penampilan penuh energi sekaligus emosional. Konser berdurasi 105 menit itu menghadirkan 23 lagu, di mana hampir setengahnya berasal dari album Eternal Sunshine (2024) dan edisi deluxe setahun kemudian.
Grande sempat membuat penggemar panik ketika sebelumnya menyebut tur ini mungkin tidak akan terjadi lagi “untuk waktu yang sangat, sangat, sangat, sangat, sangat lama.” Namun di panggung, ia menegaskan masih belum selesai dengan musik. “Saya tahu saya sangat senang melakukan tur kecil ini, tetapi saya pikir ini mungkin tidak akan terjadi lagi untuk waktu yang sangat lama. Saya akan memberikan yang terbaik dan itu akan indah,” ucapnya, dilansir Variety.
Pertunjukan dibuka dengan “Yes, And?” yang riang ala Madonna, lalu berlanjut ke momen katarsis lewat “We Can’t Be Friends (Wait for Your Love).” Grande juga menampilkan efek teatrikal saat lagu penutup “Supernatural,” di mana ia diangkat ke atas panggung menuju replika UFO.
Meski ada desain panggung berupa rumah dua lantai yang berubah dari hancur menjadi dipenuhi tanaman hijau, fokus konser tetap pada vokal dan koreografi. Grande membawakan hits lama seperti “Dangerous Woman,” “Honeymoon Avenue,” dan “Break Free,” di samping lagu-lagu baru seperti “Dandelion” dan “Imperfect for You.”
Sorotan lain termasuk penampilan “The Boy Is Mine” dengan nuansa biru sensual, “Thank U, Next” yang penuh kebersamaan, hingga momen intim “Hampstead” yang membuat arena terasa seperti ruang pribadi.
Konser ini menegaskan bahwa meski Ariana Grande sempat menyiratkan jeda panjang dari tur, Eternal Sunshine Tour bukanlah perpisahan, melainkan bukti kedewasaan musikalnya yang semakin matang.