Konser megah ‘BIGBANG 2026 World Tour in Goyang’ yang digelar di Stadion Utama Kompleks Olahraga Goyang pada 21–23 Agustus 2026 meninggalkan kekecewaan mendalam bagi sebagian penonton. Sejumlah pembeli tiket kategori FLOOR R resmi melaporkan penyelenggara ke Komisi Perdagangan Adil Korea (Korea Fair Trade Commission) wilayah Seoul atas dugaan pelanggaran hukum perdagangan elektronik.
Protes keras melayang dari penonton yang membeli tiket seharga 253.000 Won (sekitar Rp3,2 juta)—kategori mahal kedua setelah VIP—namun pandangan mereka ke panggung utama terhalang secara signifikan oleh struktur konstruksi panggung.
Terhalang Panggung Tinggi dan Tanpa Elevasi
Berdasarkan denah yang dirilis saat penjualan awal, posisi kursi zona F1 dan F2 (FLOOR R) berada di sisi kiri dan kanan panggung utama, yang seharusnya menawarkan jarak pandang ideal dari dekat.
Namun saat konser berlangsung, penyelenggara memasang panggung penghubung dan panggung extended yang menjulang tinggi di area penonton. Posisi kursi yang berada di permukaan tanah datar tanpa elevasi membuat sudut pandang penonton tersumbat total.
“Sulit sekali untuk melihat bahkan hanya sekadar kepala para anggota di panggung utama. Kami baru bisa melihat mereka kalau lift naik atau saat mereka berjalan ke panggung depan,” keluh seorang penggemar sembari mengunggah bukti rekaman ke media sosial.
Sorotan Transparansi Informasi dan Payung Hukum Konsumen
Sorotan utama yang dilaporkan ke otoritas perdagangan adalah transparansi informasi saat penjualan tiket:
-
Pengumuman Awal (15 Juni): Panduan resmi dari YG Entertainment sama sekali tidak menyebutkan adanya potensi pandangan terhalang di zona FLOOR R.
-
Penjualan Tambahan (7 Juli): Catatan khusus baru ditambahkan, yang menyatakan bahwa pandangan bisa terbatas akibat struktur pertunjukan dan pembatalan di hari H tidak diperbolehkan.
Para pelapor menuntut agar komisi memeriksa apakah terdapat unsur penyesatan informasi produk layanan. Sesuai Undang-Undang Perdagangan Elektronik Korea Selatan, konsumen berhak membatalkan kontrak atau menuntut ganti rugi jika barang/jasa yang diterima tidak sesuai dengan yang diiklankan.
Kasus kendala pandangan di Stadion Goyang ini bukan kali pertama dialami YG Entertainment. Pada konser BLACKPINK di lokasi yang sama tahun lalu, agensi tersebut pernah memberikan refund penuh kepada penonton yang secara tak terduga mendapati kursi mereka terhalang struktur panggung.
Kini, Komisi Perdagangan Adil sedang meninjau dokumen serta bukti dari pelapor untuk menentukan apakah ada pelanggaran hukum atau kewajiban pengembalian dana dari pihak agensi. Kendati diterpa isu ketidakpuasan penonton, tur dunia tiga hari BIGBANG tersebut tetap sukses menyedot puluhan ribu penikmat musik K-Pop.



